JAKARTA – Bek tengah Timnas Indonesia asal klub Persija, Riski Ridho sudah layak untuk main liga di Eropa. Dia sudah sangat matang saat usia belum genap 23 tahun dan sudah menjadi kapten Persija. Juga sudah langganan masuk Timnas dari semua kelompok umur.
Timnas Indonesia baru saja memperpanjang napas di ronde 3 Kualifikasi Piala Dunia Zona Asia. Timnas meraih kemenangan atas Bahrain dengan skor tipis 1 – 0. Gol tercipta di menit 23 hasil sepakan Ole Romeny yang menerima umpan Marselino Ferdinan. Keunggulan ini bertahan sampai turun minum.
Dan di babak kedua, nampak fisik pemain mulai turun hingga Bahrain bisa menciptakan peluang. Salah satu peluang tercipta di menit 47 melaui tendangan Bughamar.
Martin Paes sudah out position dan berada di bawah. Sementara bola bergerak pelan dan melambung. Momen ini lah, Riski Ridho muncul sebagai penyelamat dengan menyundul bola ke luar lapangan.
Pundit sepak bola, Justinus Lhaksana menyebut, Riski Ridho sudah layak main di Eropa. Tidak hanya itu, dia bahkan mewajibkan kapten Persija ini untuk pergi ke luar negeri.
“Riski Ridho ini harus ke luar negeri kalau dia mau lebih berkembang,” katanya di kanal youtube pribadi.
“Ini sudah saatnya di usia 23 kalau nggak salah,” katanya.
Justinus melihat, peran Riski Ridho di jantung pertahanan Timnas Indonesia sudah memberikan bukti kuat. Yakni Riski Ridho memang layak untuk main di Eropa.
“Dia menunjukkan pemain lokal yang bisa bersaing dengan pemain-pemain yang dari liga Eropa,” katanya.
Justin menilai peran Riski Ridho bersama Jay Idzes dan Justin Huber memang tidak tergantikan. Mereka sudah sangat kompak dalam mengawal lini belakang.
“Termasuk lini belakang yang sangat solid. Kalau lini belakang solid, kiper lebih Pe De,” tegasnya. (*)






