Simak Cara Gunakan Tire Repair Kit di Mobil Listrik NETA Saat Ban Kempes

Neta merancang alat berupa flat tire kit. Alat ini untuk memudahkan pengemudi saat kondisi darurat. (doc/neta indonesia)

JAKARTA – PT Neta Auto Indonesia menekankan pentingnya pemahaman penggunaan Tire Repair Kit bagi pemilik mobil listrik NETA. Terutama saat menghadapi kondisi darurat seperti ban bocor atau kempes di tengah perjalanan. Alat ini menjadi perlengkapan standar pada setiap unit NETA V-II dan NETA X yang beredar di Indonesia.

Tire Repair Kit dari NETA berfungsi sebagai solusi sementara untuk menambal ban tanpa perlu melakukan penggantian.

Senior Manager After Sales PT Neta Auto Indonesia, Januar Eka Sapta memberikan penjelasan melalui siaran pers. Menurutnya, Neta merancang alat ini secara khusus agar memudahkan pengemudi saat berada di kondisi darurat.

Simak langkah praktis penggunaan Tire Repair Kit di mobil listrik NETA.

Pertama adalah temukan lokasi kit di bagasi. Tire Repair Kit tersimpan di bagasi belakang kendaraan, biasanya di balik penutup khusus. Pengguna harus membuka cover tersebut untuk mengaksesnya.

Kedua, periksa kondisi tabung tire repair kit. Setelah dikeluarkan, pengguna perlu membuka segel merah pada tabung berisi cairan sealer dan inflator. Pastikan tabung dalam kondisi baik dan belum kedaluwarsa.

Langkah berikutnya adalah proses pemakaian. Pengguna harus membuka tutup pentil ban yang bocor, lalu mengarahkan selang dari Tire Repair Kit ke pentil dengan posisi tabung menghadap ke bawah. Setelah terpasang, putar katup tabung berlawanan arah jarum jam hingga cairan masuk ke dalam ban.

Terakhir yakni simpan kembali peralatan. Setelah tekanan ban kembali normal, tutup kembali katup tabung searah jarum jam, lepaskan selang dari pentil, dan simpan tabung jika masih tersisa cairan untuk penggunaan selanjutnya.

Januar menekankan bahwa Tire Repair Kit dari NETA ini, hanya bersifat sementara.

“Setelah pemakaian, konsumen harus segera membawa mobil ke bengkel ban atau dealer resmi NETA untuk pemeriksaan lebih lanjut,” katanya.

Dia berharap, pemahaman akan penggunaan alat membuat konsumen NETA bisa lebih tenang saat menghadapi ban bocor di tengah perjalanan.

“Persiapan kecil, tapi berdampak besar untuk kelancaran setiap perjalanan,” tegasnya. (*)