News  

Situs Gunung Padang Rusak Karena Longsor

Situs Gunung Padang di Desa Salebu Kecamatan Majenang, Cilacap rusak karena tanah longsor pada Oktober 2021. Terlihat ada potongan batu persegi empat dan panjang yang terbawa material longsor. (haryadi nuryadin/bercahayanews.com)

CILACAP – Situs geologi Gunung Padang di Desa Salebu Kecamatan Majenang, Cilacap, bertambah rusak. Penyebabnya karena longsor bertepatan dengan banjir dan longsor karena hujan pada Rabu (27/10/2021).

Banjir longsor ini meninggalkan kerusakan pada rumah warga Desa Limbangan Kecamatan Wanareja. Demikian juga dengan sejumlah titik tertimpa longsor di Desa Salebu Kecamatan Majenang.

Longsor di Desa Salebu inilah yang mengakibatkan situs Gunung Padang rusak. Kerusakan terjadi di sisi utara dan selatan situs hingga membawa tumpukan batu sampai ke dasar bukit.

“Longsor membawa bebatuan situs sampai ke bawah. Sebagian sampai ke sungai kecil di bawah bukit Gunung Padang,” ujar Damas, salah satu warga Salebu, Jumat (26/11/2021).

Salah satu potongan batu situs Gunung Padang di Cilacap yang terbawa tanah longsor sampai ke dasar sungai. (haryadi nuryadin/bercahayanews.com)

Dia menjelaskan, lokasi longsor yang membuat situs Gunung Padang rusak ini masuk Dusun Malongpong Desa Salebu. Sementara tanah longsor ini masuk ke kawasan hutan milik Perhutani.

Dia mengatakan, kerusakan memang tidak terjadi di bagian puncak bukit. Hanya saja, banyak bebatuan yang terbawa material longsor.

Kondisi bukit Gunung Padang sendiri memang sangat terjal. Terutama saat mendekati daerah puncak. Satu-satunya jalan menuju ke sana adalah dengan menyusuri sungai kecil dan rute penyadap pinus.

Baginya, kerusakan ini tentu sangat disayangkan karena situs Gunung Padang sudah kadung menjadi aset penting bagi warga setempat.

“Gunung Padang sudah menjadi hal penting bagi warga. Apalagi sudah ada rencana menjadikan tempat ini sebagai obyek wisata,” katanya.

Kepala Desa Salebu, Agus Fauzi melihat Gunung Padang punya potensi untuk pengembangan wisata. Salah satunya adalah wisata dengan tujuan khusus yakni pendidikan. Bisa saja, tempat ini menjadi lokasi penelitian bagi pelajar, mahasiswa ataupun dosen.

“Ini satu-satunya situs geologi di Cilacap,” kata dia.

Namun demikian, tidak menutup kemungkinan Gunung Padang dikembangkan lagi. Karena di sekitarnya ada curug dan makam kuno.

“Tentu akan membawa dampak positif bagi warga jika bisa dikembangkan,” tegasnya. (*)