JAKARTA – Stok pemain Timnas Indonesia, ternyata melimpah di posisi bek. Tepatnya bek tengah. Hingga bisa dikatakan, stok di deretan benteng pertahanan sangat cukup dan memuaskan pelatih.
Deretan nama yang terbiasa mengisi posisi bek tengah di Timnas Indonesia adalah Risky Ridho dan Jay Idzes. Juga ada Mees Hilgers dan Dean James yang baru saja memulai proses naturalisasi.
Plus Jordy Amat yang kerap mengisi lini belakang, meski dalam beberapa laga terakhir dia lebih sering duduk di bench. Atau nama Kevin Dicks yang bisa mengisi pos bek tengah saat membela Timnas Indonesia.
Lalu ada Sandy Walsh yang bisa mengisi bek kanan dan Calvin Verdonk di kiri. Plus keberadaan Shayne Pattinama. Di luar mereka, masih ada Pratama Arhan, Yakob Sayuri dan Asnawi Mangkualam. Mereka bisa saja masuk sebagai pilihan Patrick Kluivert.
Stok pemain bek Timnas Indonesia yang melimpah ini, jauh berbeda dengan lini tengah. Untuk posisi ini, pilihan masih sangat terbatas. Nama Nathan Tjoe-An, Tom Haye, Ivar Jenner dan Marcelino Ferdinan yang sulit tergeser. Memang masih ada Witan Sulaiman, Ricky Kambuaya ataupun Yance Sayuri yang biasa bergerak di sektor kanan. Tapi di luar itu, masih sulit untuk mendapatkan panggilan Timnas.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir mengakui lini tengah masih krisis pemain. Beda dengan posisi bek di Timnas Garuda yang sangat melimpah. Hingga dia mengaku masih berburu pemain keturunan untuk melapis lini tengah.
“Kita butuh lima, tapi pilihan tidak banyak,” Erick Thohir.
Pilihan PSSI lalu jatuh ke Dean James dan Joey Pelupessy. Mereka akan memperkuat trio gelandang, jika Patrick Kluivert memainkan pola 4-3-3 ala Belanda.
Kedua pemain tersebut, sekarang sudah mulai proses naturalisasi setelah tidak ada masalah dengan dokumen pendukung. PSSI menargetkan keduanya sudah bisa bermain melawan Australia pada 20 Maret 2025. (*)






