News  

Wabup Cilacap Sidak Dapur MBG. Cek Semua Alat Termasuk Kain Lap

Wabup Cilacap, Ammy Amalia Surya Fatma bersama Dandim Cilacap, saat sidak ke salah satu dapur MBG, Kamis (2/10/2025). Wabup belum memberikan keterangan terkait sidak ke dapur MBG. (bercahayanews.com)

CILACAP – Wakil Bupati (Wabup) Cilacap Ammy Amalia Surya Fatma lakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah dapur Makan Bergizi Gratis (MBG), Kamis (3/10/2025). Langkah ini karena geger siswa keracunan massal karena menu MBG di sejumlah daerah.

Dalam sidak ini, sejumlah pejabat terlihat mendampingi Wabup Cilacap. Juga ada Dandim Cilacap, Letkol Inf Andi Aziz, S.Hub.Int.

Dalam sidak ini, Wabup Cilacap memeriksa detail semua fasilitas di dapur MBG. Mulai dari peralatan masak, tempat penyimpanan bahan basah dan kering. Juga dengan fasilitas cuci alat. Bahkan, Wabup Cilacap sampai menanyakan kain pembersih wadah makanan MBG.

Di tiap MBG, Wabup Cilacap juga menanyakan urutan kerja dan SOP dapur ke Kepala SPPG. Termasuk penentuan menu dan juga kandungan kalori ataupun protein.

Selain itu, dia meminta agar Kepala SPPG harus memastikan pengepakan berjalan sesuai SOP. Seperti memastikan empreng tidak tertumpuk saat petugas memasukkan menu.

Dia ingin memastikan seluruh alat masak dan bahan benar-benar steril. Demikian juga dengan sarana pendukung, termasuk air yang digunakan petugas untuk memasak. Juga air untuk membersihkan alat.

Saat sidak di di salah satu dapur MBG, Wabup Cilacap sempat memeriksa empreng yang hendak dibersihkan. Dia melihat beberapa empreng atau wadah menu masih ada sisa makanan. Wabup sempat menanyakan kenapa masih ada sisa makanan kepada Kepala SPPG.

Di Kecamatan Majenang, Wabup mendatangi 3 dapur MBG dan meneruskan sidak ke tempat lain. Usai dari Majenang, Wabup Cilacap melanjutkan sidak ke dapur MBG yang ada di kecamatan lainnya.

Namun dia belum bersedia memberikan keterangan terkait sidak tersebut. Dia hanya mengatakan masih akan mendatangi dapur MBG lainnya untuk mengumpulkan data.

“Nanti dulu, kita mau ngumpulin data dulu,” katanya. (*)