CILACAP – Warga Austria menjadi sohibul qurban atau ikut kurban dengan menyembelih satu ekor sapi di Cilacap. Dia menitipkan sapi ini ke panitia kurban di Masjid Mujahidin, Majenang.
Idul Adha, salah satu momen penting bagi umat Islam dengan menyembelih hewan kurban. Sebelum sembelih hewan kurban, ada tata cara dan doa sesuai tuntunan Rasulullah SAW.
Minat tinggi untuk kurban sapi, mampu menarik warga Austria dan menitipkan hewan kurban di Cilacap. Panitia menyambut keinginan warga tersebut secara terbuka.
Ketua Panpel Kuban Masjid Mujahidin Majenang, Syaiful Anam menjelaskan, keterlibatan warga Austria ini sebagai bentuk kepercayaan terhadap panitia.
“Yang membuat saya terharu, salah satu sohibul qurban kita adalah warga Austria. Terima kasih,” katanya saat proses penyembelihan kurban, Sabtu (7/6/2025).
Dia mengatakan panitia memang berusaha sebaik mungkin menjalankan penyembelihan hewan kurban. Seperti memastikan petugas penyembelih sudah bersertifikat. Demikian juga dengan petugas lain hingga bisa proses penyembelihan memenuhi syariat islam.
“Sementara hasilnya kita laporkan semua ke BKM Masjid Mujahidin dan juga para sohibul qurban,” kata dia.
“Panitia ingin semuanya profesional dan sesuai syariat,” tambahnya.
Ketua BKM Masjid Mujahidin Majenang, H Ruhasan SE MM menambahkan, kepercayaan panitia sudah terbukti dengan adanya warga Austria yang ikut kurban di salah satu satu masjid di Cilacap.
Selain itu, kepercayaan perlu ditingkatkan terus oleh panitia. Dengan demikian, jumlah hewan kurban bisa lebih banyak lagi.
“Kita patut berbangga karena hari ini (Sabtu) sudah dua orang yang mendaftar untuk ikut kurban tahun depan. Ini harus kita syukuri bersama,” katanya.
Dia menambahkan, BKM dan panitia sangat bersyukur karena pelaksanaan penyembelihan hewan kurban berjalan lancar. Hingga nantinya, masyarakat bisa menikmati daging hewan kurban yang dibagikan panitia.
“Proses penyembelihan berjalan lancar,” tegasnya. (*)






