Warga Kalang Kabut, Saat Kios Bakso di Terkenal Cilacap Terbakar

Petugas Pos Damkar Kroya, Cilacap tengah memadamkan api, Sabtu (6/9/2025). Kios bakso terkenal di Kroya, terbakar akibat gas bocor. (doc/damkar cilacap)

CILACAP – Sebuah kios bakso terbakar di Jalan Gatot Subroto RT 18/09, Desa Pucung, Kecamatan Kroya, Sabtu (6/9/2025) pagi. Kebakaran melanda Kios Bakso dan Mie Ayam milik Humam Ahmad Fauzi (47), warga Kroya, sekitar pukul 06.10 WIB.

Peristiwa bermula ketika Ika Mei Hartini (26), sedang memanaskan sambal di dapur kios. Ia kemudian meninggalkan dapur untuk membereskan meja. Tak lama, ia mendengar suara letupan dari arah dapur dan melihat api menyala dari selang tabung gas.

Ika sempat berusaha memadamkan api dengan alat pemadam api ringan (APAR). Namun upaya ini gagal dan api terus saja membesar. Ia pun berteriak meminta pertolongan warga sekitar. Pemilik kios lalu melapor langsung ke Pos Damkar Kroya.

Menerima laporan itu, tim Damkar Kroya segera bergerak ke lokasi dengan membawa peralatan lengkap. Hanya tujuh menit setelah laporan, petugas tiba di lokasi dan melakukan pemadaman. Petugas baru bisa menguasai keadaan setelah berjuang memadamkan kios bakso yang terbakar selama 30 menit.

Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden ini. Namun, kerugian material akibat kios bakso terbakar tersebut ditaksir mencapai Rp75 juta.

Petugas menduga kebakaran terjadi akibat kebocoran tabung gas yang memicu ledakan kecil di dapur kios.

“Penyebab kebakaran sendiri, awal mulanya dari selang regulator yang sudah patah ataupun korosi. Hingga ada indikasi kebocoran dan mengakibatkan nyala api,” ujar Aji, petugas Damkar Cilacap.

Lokasi kios yang berada di tepi jalan raya, membuat kebakaran ini menjadi perhatian warga. Ada beberapa warga yang berusaha menyelamatkan diri, ketika awal kios bakso ini mulai terbakar. Selain itu, sejumlah warga turut membantu petugas Pos Damkar Kroya untuk menjinakan api. (*)