News  

Keluarga Pekerja Tambang Sudah Pasrah

Tim SAR gabungan saat melakukan evakuasi terhadap 8 pekerja tambang emas yang terjebak di dalam sumur di Banyumas. Keluarga pekerja tambang sudah pasrah atas nasib 8 pekerja yang terjebak di dalam sumur sedalam 20 meter. (doc)

CILACAP – Keluarga pekerja yang terjebak di sumur tambang emas di Desa Pancurendang Kecamatan Ajibarang, Banyumas, mengaku sudah pasrah. Mereka tidak bisa berharap banyak karena proses pencarian oleh tim SAR sudah berlangsung selama 5 hari. Dan harapan itu kian untuk bisa menyelamatkan para pekerja tambang, kian menipis.

Seluruh pekerja tambang emas di Banyumas, masih terjebak di sumur yang penuh dengan air. Sampai dengan Sabtu (29/7/2023), tim SAR gabungan masih terus melakukan upaya untuk bisa menyelamatkan 8 pekerja tambang emas yang ada di Desa Pancurendang Kecamatan Ajibarang, Banyumas.

Memasuki hari ke 5 pasca kejadian, tim gabungan terus melakukan berbagai upaya. Tim ini terdiri dari Basarnas, BPBD, Lanal Cilacap, Brimob dan sejumlah relawan serta warga setempat. Pemerintah Kabupaten Banyumas dan Polresta Banyumas juga turut memberikan dukungan dengan menerjunkan tim pendukung.

Namun setelah 5 hari, pencarian ini belum menemukan titik terang. Hingga keluarga pekerja tambang yang datang dari Bogor, mengaku sudah pasrah. Termasuk menghadapi kemungkinan terburuk yakni Tim SAR tidak bisa mengevakuasi korban.

Kepala Desa Kiara Sari Kecamatan Sukajaya, Bogor, Ahyar Suryadi mengatakan, pihak keluarga pekerja tambang sudah pasrah. Bahkan mereka mengikhlaskan jika para korban tidak bisa ditemukan.

“Pihak keluarga dari Bogor sudah mengikhlaskan ketika mereka tidak terangkat. Setelah perjuangan sekian hari, ketika perjuangan seperti ini, keluarga sudah mengikhlaskan,” katanya, Minggu (30/7/2023).

Kades Cisarua Kecamatan Sukajaya, Bogor, Samid juga menyampaikan hal serupa. Menurutnya, pihak keluarga akan segera pulang ke Bogor tanpa menunggu pencarian memasuki hari terakhir.

“Insya alloh besok kami pulang. Kami percayakan yang ada di sini,” kata dia.

Para pekerja tambang ilegal di Banyumas, terjebak di sumur tambang. 8 orang penambang emas tersebut seluruhnya berasal dari Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Masing-masing Cecep Suriyana (29), Muhamad Rama Abd Rohman (38), Ajat (29), Mad Kholis (32), Marmumin (32), Muhidin (44), Jumadi (33), Mulyadi (40). (*)