News  

Trauma Healing untuk Korban Perundungan Harus Libatkan Keluarga

Anggota DPR RI, Teti Rohatiningsih saat membesuk korban di rumah sakit. Proses trauma healing untuk korban perundungan harus libatkan keluarga. (haryadi nuryadin/bercahayanews.com)

CILACAP – Keluarga harus bisa menjadi pemeran utama dan beri dalam trauma healing bagi para korban perundungan. Terutama anak dibawah umur yang menjadi korban perundungan. Karena keluarga memiliki kedekatan emosional yang kuat agar psikologi anak kembali pulih.

Baru-baru ini beredar video viral tentang perundungan dengan pelaku dan siswa salah satu SMP di Cimanggu, Cilacap. Korban saat ini masih dalam perawatan petugas medis di RS Margono. Polisi sudah menetapkan 2 anak sebagai tersangka dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.

Anggota DPR RI Fraksi Golkar, Teti Rohatiningsih berharap agar keluarga berperan dalam dampingi anak korban perundungan selama pemulihan dengan trauma healing.

“Oran tuanya harus dampingi karena korban maish ada trauma sedikit. Akibat kemarin ada yang membuatnya sakit,” ujar Teti.

Dia mengaku sudah bertemu dengan korban dan keluarganya. Dia melihat peran keluarga sangat membantu dalam trauma healing. Karena keluarga bisa mendampingi sepanjang waktu. Serta bisa memberi nasehat, dukungan dan dorongan agar anak kembali pulih.

“Saya sudah silaturahmi dengan orang tua dan anak. Alhamdulillah sudah ada tanda-tanda membaik dan masih semangat untuk sekolah lagi,” kata dia.

“Semanga ini sangat penting agar anak pulih kembali,” katanya lagi.

Menurutnya, keluarga akan mampu menciptkan suasana kondusif non traumatik. Dengan demikian, korban bisa merasa lebih tenang dan melupakan kejadian pengalaman buruk. Sekaligus menjadi trauma healing bagi para korban perundungan.

“Ciptakan lingkungan yang tidak traumatik lagi agar anak happy,” katanya.

Kusno, orang tua korban perundungan mengakui banyak menerima dukungan agar anaknya bisa pulih kembali. Termasuk kedatangan Teti di rumah mereka yang memberikan nasehat.

“Tadi ibu (Teti) juga memberi nasehat. Sama seperti orang lain yang memberikan dukungan hingga anak saya bisa lebih ceria,” katanya. (*)