News  

Ngaku Jadi Pemilik Pagar Laut, JRP Diperiksa KKP

Jaringan Rakyat Pantura atau JRP, kini tengah diperiksa KKP. (doc)

JAKARTA – Jaringan Rakyat Pantura atau JRP, pihak yang mengaku sebagai pemilik pagar laut, kini diperiksa KKP (Kementerian Kelautan dan Perikanan). Kementerian melakukan pemeriksaan agar memperjelas siapa pemilik, yang membangun ataupun yang mendanai pagar laut tersebut.

Staf Khusus Menteri Bidang Hubungan Masyarakat dan Komunikasi Publik, Doni Ismanto Darwin mengatakan, JRP kini tengah diperiksa KKP. Namun dia tidak merinci siapa saja yang masuk dalam daftar pemeriksaan tersebut.

Jika merujuk pada pemberitaan selama ini, nama Sandi Martha Praja, Koordinator JRP menjadi sorotan. Ini setelah dia selalu menjadi narasumber berita, maupun acara talkshow di stasiun televisi.

Apesnya lagi, ternyata Sandi sudah tidak lagi berstatus mahasiswa. Selama ini, dia mengaku sebagai mahasiswa Universitas Muhammadiyah Tangerang. Bahkan dalam konfrensi pers awal kemunculan JRP, dia mengenakan jas warna merah. Jas ini mirip dengan yang biasa dikenakan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM). Faktanya, pihak kampus sudah mengeluarkan Sandi (DO) sejak tahun 2021/2022.

Hal ini sontak membuat netizen kaget setelah melihat postingan di akun instagram @medsos_tangerang. Di sana ada penjelasan dari pihak kampus melalui salah satu dosen di Fakultas Ilmu Komunikasi.

Melihat postingan ini, netizen memberikan beragam reaksi dan komentar. Mayoritas komentar bernada menyudutkan sosok Sandi tersebut.

“Ngaku2 mahasiswa lo,” tulis netizen di kolom komentar. (*)