News  

Hari Terkahir Bekerja, Direksi dan Karyawan Sritex Saling Pamitan

Direktur Utama Sritex Iwan Kurniawan Lukminto berpamitan dengan semua karyawan. Raksasa tekstil ini berhenti beroperasi mulai 1 Maret 2025. (doc/instagram)

SOLO – Jajaran direksi dan seluruh karyawan Sritex, saling berpamitan usai tempat kerja mereka tutup dan berhenti beroperasi. Momen ini mereka abadikan dalam sebuah video dan tersebar melalui akun resmi sritex.

Jumat (28/2//2025) menjadi momen terakhir karyawan dan direksi masuk kerja. Momen ini mereka manfaatkan untuk berpamitan satu sama lain. Akun instagram @sritexindonesia membagikan video perpisahan tersebut.

Di awal terlihat kalau Direktur Utama Sritex, Iwan Kurniawan Lukminto enggan berdiri saat berbicara. Dia justru memilih duduk lesehan. Direktur dan pekerja yang semula berdiri, akhirnya duduk di atas aspal.

Tidak terlalu banyak wajah muram atau sedih. Namun lebih banyak wajah tegar, tanda mereka sudah lama berjuang.

Dan video perpisahan seluruh keluarga besar Sritex in, menjadi puncak perjuangan mereka setelah muncul keputusan pailit dari pengadilan pada 2024 lalu.

Direktur dan karyawan Sritex, tidak pernah tinggal diam. Saat para direksi melalukan upaya hukum, karyawan mengambil langkah humanis. Yakni dengan saling menyemangati satu sama lain agar kuat menghadapi keadaan tidak menentu.

Seperti memasang pita hitam bertuliskan “Selamatkan Sritex”. Atau melakukan doa bersama di lingkungan pabrik agar bisa menguatkan mental pekerja.

Namun, semua perjuangan ini tidak membuahkan hasil. Hingga manajemen akhirnya menutup seluruh operasional pabrik tersebut. Mereka secar resmi juga mundur dari kegiatan bisnis di pabrik tekstil itu.

Di moment terakhir inilah, pecah air mata semua direksi dan karyawan Sritex. Mereka saling bersalaman, berpelukan sambil berusaha saling menguatkan.

“Dari lubuk hati saya yang paling dalem, saya ingin ucapkan terima kasih atas dedikasinya, loyalitasnya, kerja kerasnya dan kecintaannya pada perusahaan sampai hari ini. Terima kasih,” ujar Iwan Kurniawan Lukminto.

Pabrik tekstil di Jawa Tengah, PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) resmi tutup dan tidak akan beroperasi kembali. Pabrik ini sepi dari semua aktifitas, per Sabtu 1 Maret 2025. Sampai saat ini, hak karyawan Sritex berupa pesangon belum ada kabar lagi. (*)