News  

Walhi Ungkap Penyebab Banjir Bekasi. Sentil Kawasan Puncak

Kondisi Bekasi saat banjir pada Selasa (4/3/2025). Walhi menyebut penyebab banjir karena kerusakan lingkungan akibat kesalahan tata kelola lahan di kawasan Puncak, Bogor. (doc/instagram)

BANDUNG – Banjir di Kabupaten dan Kota Bekasi, terdorong karena ada penyebab dominan berupa kerusakan lingkungan dan tata kelola lahan. Terutama di daerah pegunungan yang menjadi penyangga dan penyedia air bagi daerah bawah.

Banjir di Kabupaten dan Kota Bekasi, sangat terpengaruh oleh hujan deras yang mengguyur kawasan Puncak, Cisaruai di Kabupaten Bogor. Hujan pada Minggu (2/3/2025) membuat Sungai Ciliwung jebol, dan airnya meluap ke arah pemukiman di daerah wisata tersebut.

Selanjutnya pada Selasa (4/3/2025) dini hari terjadi banjir di wilayah Kota dan Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Sebanyak 140 rumah terendam dengan ketinggian rata-rata 3 meter.

Direktur Eksekutif Walhi Jawa Barat, Wahyudin Iwang membeberkan data perubahan kawasan Puncak dalam 5 tahun terakhir. Dia menyoroti, perubahan ini membuat kerusakan akibat eksploitasi lingkungan yang berlebihan.

“Dalam lima tahun terakhir, sekitar 45 persen kawasan puncak telah mengalami degradasi lingkunan, kini diperkirakan telah mencapai 65 persen. Hal ini berarti lebih banyak kawasan Puncak yang mengalami kerusakan serius akibat eksploitasi lingkungan yang tidak terkendali,” katanya melalui postingan di akun instagram @walhi.jabar.

Dia juga menyebut adanya aktifitas ilegal berupa pertambangan batu dan pasir. Kedua kegiatan ini membuat struktur tanah mudah mengalami erosi dan menjadi salah satu penyebab banjir di Puncak maupun Bekasi.

“Tak hanya itu, aktifitas pertambangan pasir dan batu ilegal semakin memperburuk kondisi lingkungan. Struktur tanah menjadi lebih rentan terhadap erosi dan longsor, yang pada akhirnya memperparah dampak banjir di kawasan ini,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Menteri Pekerjaan Umum, Diana Kusumastuti menyebut curah hujan tinggi terjadi selama beberapa hari. Hal ini yang menjadi penyebab banjir di Bekasi. Dia memastikan, tidak ada tanggul jebol yang menjadi penyebab banjir di Kota maupun Kabupaten Bekasi.

“Berdasarkan pengamatan kami, itu tidak ada tanggul yang jebol tapi volume intensitas hujan itu memang sangat tinggi sekali jadi ini meluap,” kata Diana. (*)