News  

Sebulan Minyakita Raib di Pasaran, Pemkot Bogor Gelar Operasi Pasar Khusus Minyak

Minyakita ukuran 1 liter, raib dalam sebulan terakhir di pasaran Kota Bogor. Mengatasi hal ini, Pemkot Bogor menggelar opeasi pasar khusus Minyakita di 2 lokasi. (doc/kominfo kota bogor)

BOGOR – Sebulan terakhir, minyak goreng merk Minyakita raib di pasaran dan membuat warga mencari penganti yang terkadang lebih mahal.

Kondisi ini bisa menimbulkan kepanikan warga karena minyak menjadi komoditas penting. Terlebih sekarang tengah bulan ramadan, yang identik dengan peningkatan permintaan masyarakat akan kebutuhan pokok.

Laman jabarprov.go.id menuliskan berita dengan tajuk “Pemkot Bogor Gelar Operasi Pasar Minyakita, Pastikan Ketersediaan Minyak Goreng”.

Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor Hanafi menyebut, Minyakita sudah sebulan ini raib dari pasaran. Hal ini berdasarkan pemantauan petugas di dinas terkait.

“Minyakita ini sudah hampir satu bulan tidak tersedia di pasaran,” katanya.

Pemkot Bogor lalu memutuskan untuk menggelar operasi pasar khusus Minyakita dan memilih 2 lokasi berbeda. Pertama adalah Pasar Kebon Kembang. Pemkot menyiapkan 500 karton atau setara dengan 6 ribu liter minyakita.

Lokasi kedua adalah Kantor Kecamatan Tanah Sareal. Stok minyak untuk mendukung kegiatan ini juga sama, yakni 6 ribu liter.

“Kami berharap melalui operasi pasar ini bisa menjaga stok dan produk Minyakita tidak raib dari pasaran,” kata dia.

Untuk memastikan distribusi merata, lanjut Hanafi, pihaknya membatasi pembelian yakni maksimal dua liter per orang. Tiap liter dijual Rp14.700, atau sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET). Selain itu, pembeli juga wajib memperlihatkan KTP sebagai sarat penting.

“Pembatasan dua liter per orang ini demi keadilan agar tidak ada yang membeli dalam jumlah besar untuk ditimbun atau dijual kembali,” katanya.

Kementerian Perdagangan telah menarik semua minyakita kemasan 1 liter dari pasaran, per 10 Maret 2025. Langkah ini setelah banyak distributor yang mengurangi isi minyak tersebut. Dari seharusnya 1 liter, ternyata hanya 800 ml atau 900 ml saja. (*)