News  

Kades Cigintung, Leader WPONE Cilacap Menghilang dan Jadi Buruan Warga

Kades Cigintung Kecamatan Wanareja, Cilacap yang juga leader WPONE, menghilang sejak 17/3/2025) malam. Motor dinas Kades sekarang berada di kantor desa. (bercahayanews.com)

CILACAP – Leader WPONE di Cilacap, sudah menghilang dan meninggalkan rumahnya sejak Senin (17/3/2025) malam. Dan ternyata leader tersebut berstatus Kepala Desa (Kades) Cigintung Kecamatan Wanareja. Warga kini terus berusaha mencari keberadaannya meski belum ada yang sempat melihatnya sejak Senin malam.

Informasi yang ada di bercahayanews.com menyebutkan, Kades berinisila DJ tersebut, sudah lama merekrut warga untuk ikut aplikasi WPONE dengan berbagai janji manis.

Salah satu janji adalah tiap member akan mendapatkan keuntungan 2 persen tiap hari dari jumlah modal yang masuk. Nilai minimal saldo pertama adalah Rp500 ribu. Baru setelah itu, peserta bisa menambah modal sesuai dengan keinginan.

Sosok DJ saat ini masih misterius. Dia sudah tidak lagi kelihatan di kantor desa sejak Selasa (18/3/2025). Sementara pada hari Senin (17/3/2025), perangkat desa masih sempat menghubunginya. Namun selepas maghrib, nomor WA DJ sudah tidak aktif lagi.

Pada Senin itu, Leader WPONE ini sempat pergi ke pusat Kabupaten Cilacap untuk mencari tahu tentang aplikasi WPONE ke sejumlah pihak. Hingga menjelang maghrib, kades tidak memberikan kabar apapun kepada warga ataupun perangkat desa.

Keberadaan Kades Cigintung yang juga leader WPONE di Cilacap ini, terus menjadi buruan warga setempat karena menghilang. Demikian juga dengan istri dan 2 anaknya yang sudah meninggalkan rumah dan pergi entah kemana. Termasuk sejumlah kendaraan pribadi milik Leader WPONE di Cilacap itu sudah ikut menghilang.

Meski demikian, belum ada warga yang sampai melakukan tindakan berlebihan. Sampai saat ini, warga masih terus berharap ada penjelasan dari Leader WPONE tersebut tentang dana mereka. Karena sejak sepekan terakhir, warga dan member tidak bisa lagi menarik dana dari aplikasi WPONE.

Sejumlah aparat, masih terus memantau dan siaga di Kantor Desa Cigintung. Keberadaan mereka untuk menghindari tindakan berlebihan dari warga.

Hal ini bisa saja terjadi, karena setidaknya ada 200 lebih warga yang ikut aplikasi WPONE karena bujuk rayu mentor sampai Leader WPONE. (*)