JAKARTA – Suporter timnas Indonesia memang sangat fanatik dalam memberikan dukungan bagi timnas. Bahkan mereka sudah sangat berani untuk mengalahkan suporter lawan, yang justru jadi tuan rumah.
Keberadaan supertor timnas Indonesia di kandang Australia, membwa pengaruh besar bagi pemain Indonesia. Mereka sedari awal sudah membuat stadion berwarna merah, kontras dengan jersye kuning pendukung Socceroo.
Dan di dalam stadion, mereka justru sangat berani dan nyaris saja kalahkan timnas lawan. Warna merah terus mendominasi di dalam stadion.
Akun instagram @garuda_australia, membagikan sejumlah video yang menggambarkan warna merah di dalam Stadion Sydney. Juga chant-chant yang membakar semangat para pemain. Mayoritas suporter timnas berada di tribun selatan. Meski sebagian lainnya berada di sisi lain.
Mereka ini sudah datang, 2 jam sebelum laga berlangsung. Para suporter dengan setia melihat pemain Timnas Indonesia melakukan warm up.
Dan puncak kegembiraan seluruh suporter, tentu saat Ole Romeny mencetak gol di babak kedua. Meskipun gol ini tidak menyelamatkan timnas dari kekalahan dan rasa kecewa suporter. Namun suporter timnas Indonesia di dalam stadion, tetap yakin laga berikutnya akan ada perubahan.
Akun ini juga membagikan persiapan suportert Timnas Indonesia yang nampak serius berlatih menyanyikan chant dan yel-yel. Latihan ini mereka lakukan, bertepatan dengan buka puasa bersama di Sydney. Dengan berani, suporter timnas ini membuat hastag berbunyi #SydneyKandangGaruda.
Pada postingan terakhir, “LIVE – Full Time Report” memperlihatkan jumlah suporter yang ada di belakang gawang. Juga terlihat sebaran superter di semua sisi tribun. Para pemain timnas nampak memberikan salam sebagai tanda terima kasih atas dukungan suporter.
Dan tentu saja, suporter Timnas Indonesia menyanyikan lagu Tanah Air. Lagu wajib nasional tersebut, memang selalu berkumandang di GBK tiap usai laga timnas. Namun mereka berani menyanyikan lagu ini di kandang lawan.
“Seriuss Garuda Australia sebanyak itu? Crazy..keren banget kalian,” tulis akun @ritadsetiawan di kolom komentar. (*)






