Sport  

Susunan Pemain Timnas Lawan Bahrain, Kluivert Coret 4 Pemain

Patrick Kluivert sudah tentukan susunan pemain timnas untuk laga lawan Bahrain. Kluivert juga mencoret 4 pemain lain. (doc/instagram @marselinoferdinan10)

JAKARTA – Susunan pemain timnas Indonesia untuk laga lawan Bahrain, tinggal menunggu keputusan Patrick Kluivert. Total ada 23 pemain yang masuk skuad. Dengan demikian, Kluivert harus mencoret 4 pemain timnas sebelum laga lawan Bahrain berlangsung.

Lanjutan kualifikasi Piala Dunia Zona Asia, akan mempertemukan Indonesia dengan Bahrain, Selasa (25/3/2025). Laga ini akan berlangsung di GBK, tempat yang sempat ditolak keras oleh Bahrain. Laga akan berlangsung pukul 20.45.

Pengamat sepak bola tanah air, Rony Pangemanan memastikan, Kluivert coret 4 pemain. Targetnya demi mendapatkan susunan pemain timnas yang ideal untuk melawan Bahrain.

“Mees Hilgers terpaksa dicoret karena cidera saat melawan Australia,” kata Rony Pangemanan di kanal youtube pribadinya.

Sisanya adalah pemain berposisi kiper, centre back, fullback dan penyerang. Nama tersebut adalah Nadeo Argawinata, Mohammad Ferari, Pratama Arhan, Hokky Caraka dan Septian Bagaskara.

Septian Bagaskara merupakan debutan di timnas Indonesia dan baru mendapatkan pemanggilan pada laga melawan Australia. Namun Septian kalah bersaing dan gagal masuk susunan pemain pilihan Patrick Kluivert.

Sementara Mohammad Ferari, sempat bermain dengan Riski Ridho di era pelatih sebelumnya. Demikian juga dengan Pratama Arhan. Dia mulai tersingkir setelah ada Calvin Verdonk.

Untuk Hokky Caraka, sempat menjadi pilihan di barisan depan. Terutama saat Timnas bermain lebih ke dalam dan bertahan.

Posisi Nadeo sejak kedatangan Martin Paes, memang semakin tersisihkan. Apalagi setelah Emil Audero masuk dan membuatnya kehilangan kesempatan. Nadeo sempat menjadi pilihan pada AFF 2022, sebelum Ernando Ari muncul sebagai kiper utama Timnas.

Selesai urusan susunan pemain timnas, Patrick Kluivert tinggal memilih nama-nama yang akan menjadi strarter saat lawan Bahrain. Semua tergantung pola dan strategi pelatih. Misal saat tim memakai 4 bek sejajar, atau 3 bek.

“Untuk kiper saya pikir Emil bisa menjadi pilihan. Sekaligus debut di depan publik tanah air,” kata Rony Pangemanan. (*)