News  

Jelang Lebaran Harga Bahan Pokok Dibawah HET. Termasuk Minyakita

Menteri Perdagangan, Budi Santoso saat berbincang dengan pedagang beras di Pasar Kebon Kembang di Kota Bogor, Jawa Barat. Dia memastikan harga bahan pokok menjelang lebaran, masih di bawah HET. (doc/kemendag)

JAKARTA – Menteri Perdagangan, Budi Santoso memastikan harga bahan pokok masih ada di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET). Meskipun sekarang sudah mendekati lebaran yang sering kali terjadi lonjakan harga bahan pokok.

Kenaikan harga bahan pokok jelang lebaran, terjadi karena peningkatan permintaan masyarakat. Mereka memborong berbagai komoditas untuk kebutuhan pribadi tiap keluarga. Dan pelaku UMKM, kerap memanfaatkan momen lebaran untuk menaikan produksi karena permintaan kebutuhan memang naik. Terutama produsen makanan ringan seperti kue lebaran dan sejenisnya.

Menteri Perdagangan, Budi Santoso menegaskan hal ini usai meninjau Pasar Kebon Kembang di Kota Bogor, Jawa Barat. Budi sempat berkeliling di pasar tersebut dan berbincang dengan sejumlah pedagang beras dan komoditas kebutuhan pokok masyarakat lainnya.

Hasilnya, Budi menemukan harga beras medium masih Rp12.500 hingga Rp13.000 per kg. Untuk beras premium lebih mahal lagi yakni Rp16.00 per kg. Sementara gula pasir harganya adalah Rp19.500/kg, tepung terigu Rp12.000/kg.

Khusus minyak goreng merk Minyakita, harganya yakni Rp15.700/liter. Sedangkan minyak goreng kemasan premium Rp21.000/liter, daging ayam ras Rp35.000/kg, daging ayam Rp37.000/kg, dan telur Rp27.000/kg.

Budi mendapati, harga daging sapi Rp140.000/kg, bawang merah Rp55.000/kg. Sementara cabai merah keriting Rp65.000/kg, cabai rawit merah Rp100.000/kg, dan bawang putih Rp45.000/kg.

“Beras tadi Rp12.000. Seharusnya kan Rp12.500 per kg. Jadi malah masih di bawah HET,” kata Budi di lansir dari laman kemendag.go.id.

Budi lalu mengapresiasi langkah berbagai pihak untuk terus melakukan pemantauan. Hal ini membuat masyarakat bisa mendapatkan bahan pokok dengan harga standar, meskipun sudah mendekati lebaran. (*)