News  

Lagu Ibu Kita Kartini, Siapa Penciptanya?

Sosok RA Kartini yang menginspirasi WR Supratman untuk menggubah lagu. Judul lagu ini Ibu Kita Kartini. (doc/instagram @lampaubercerita)

JAKARTA – Tiap 21 April, semua orang tertuju pada satu, yang bahkan ada lagu khusus dengan judul lengkap yakni Ibu Kita Kartini. Lagu ini, sudah tersebar di pelosok negeri. Dan semau guru seni musik, pasti mengajari murid untuk belajar menyanyikan lagu Ibu Kita Kartini.

Kartini, atau Raden Ajeng Kartini merupakan anak dari dari Raden Mas Adipati Aryo Sosroningrat. Kartini lahir pada 21 April 1879. Dia meninggal dunia pada 1904 usai melahirkan anak pertama.

Sepanjang hidupnya, Kartini banyak melakukan gerakan agar perempuan punya hak lebih dalam hal pendidikan dan keterampilan. Dia jgua kerap berkorespondensi dengan perempuan dari Belanda. Hingga kumpulan suratnya, lalu diterbikan oleh sebuah majalah Belanda. HIngga tahun 1911, kumpulan surat ini menjadi sebuah buku berjudul Habis Gelap Terbitlah Terang dan pertama kali terbit dalam Bahasa Belanda.

Perjuangan Kartini lalu menginspirasi banyak hal, termasuk lahirnya Kongres Wanita Indonesia. Saat kongres pertama di Yogyakarta pada 22-25 Desember 1928, hadir juga pencipta lagu Ibu Kita Kartini. Sosok ini lalu mengenal lebih dalam akan RA Kartini segala bentuk perjuangannya untuk meningkatkan derajat perempuan Indonesia.

Hingga kemudian, ide dan gagasan besar dari sosok pencipta lagu Ibu Kita Kartini. Dia seorang komposer, pemain biola handal dan banyak menciptakan lagu nasional. Yakni Wage Rudolph (WR) Supratman. Dilansir buku berjudul W.R Supratman: Guru Bangsa Indonesia oleh Lilis Nikhwan, ada latar belakang sejarah di balik lirik lagu ‘Ibu Kita Kartini’.

Buku ini menceritakan rasa penasaran WR Supratman akan sosok RA Kartini. Hingga kemudian dia memutuskan untuk membuat sebuah lagu yang menggambarkan perjuangan RA Kartini sebagai tokoh emansipasi perempuan.

Simak saja lirik di bait ke dua yang menegaskan perjuangan RA Kartini agar perempuan Indonesia bisa lebih maju dari jaman itu. Kartini menjadi pendekar bangsa, pendekar kaumnya, untuk merdeka.

Sosok RA Kartini lebih tegas di bagian reff lagu tersebut. Supratman menggambarkan sosok Kartini sebagia pemikir besar Indonesia, melalui cita-citanya. (*)