BREBES – Tanah bergerak susulan di Kabupaten Brebes, masih tetap terjadi dan terus mengakibatkan kerusakan pada jalan dan bangunan. Baik bangunan milik warga, ataupun fasilitas umum lainnya.
Pergerakan tanah terpantau terjadi di beberapa dukuh, yakni Dukuh Krajan, Karanganyar, Babakan, dan Cupang Bungur, yang berada dalam wilayah Desa Mendala.
Bencana alam berupa tanah bergerak, meluluhlantakan ratusan rumah di Desa Mendala Kecamatan Sirampog, Brebes. Akibat kejadian ini, 383 orang terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Bencana tersebut terjadi pada Kamis (17/4/2025). Sampai dengan Minggu (2/4/2025), ada 112 rumah rusak dan 383 berada di lokasi pengungsian. Mereka terdiri dari balita, anak-anak, lansia baik laki-laki maupun perempuan.
Para pengungsi bertahan di tenda lapangan yang didirikan oleh BPBD Kabupaten Brebes bersama aparat terkait. Lokasi pengungsi ada di salah satu lapangan yang dekat dengan pemukiman warga terdampak.
Kepala Desa Mendala Kecamatan Cirampong, Brebes, Muhammad Basori mengatakan, tanah bergerak susulan masih terjadi. Bencana ini merusak rumah warga.
“Masih ada susulan kejadian tanah bergerak. Di sini masih ada hujan. Rumah yang rusak juga nambah dari 107 jadi 112,” ujarnya.
Akun instagram @bpbdjateng menyebut, tanah bergerak di Brebes sudah membentuk mahkota longsor dan berada di Dukuh Krajan Desa Mendala.
“Bencana Tanah gerak berdampak pada kerusakan rumah, tempat ibadah dan fasilitas pendidikan serta mengakibatkan 367 pengungsian di berbagai titik,” tulis BPBD Jawa Tengah di unggahan tersebut.
Untuk penanganan jangka panjang, BPBD dan Pemerintah Brebes merencanakan untuk merelokasi warga ke tempat aman dan dipastikan tidak ada tanah bergerak susulan.
Sejumlah pihak menyebut, tanah bergerak di Brebes tipe Rayapan. Yakni tanah bergerak dan longsor yang bergerak lambat. Jenis tanahnya berupa butiran kasar dan halus. Setelah waktu yang cukup lama longsor jenis rayapan ini bisa menyebabkan tiang-tiang telepon, pohon, atau rumah miring ke bawah.
Karena berbagai faktor, tanah bergerak susulan di Brebes masih sangat mungkin terjadi kembali dalam beberapa hari ke depan. (*)






