Sport  

Klub Kapten Timnas Indonesia Terancam Degradasi ke Serie B

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes saat menaham imbang Empoli. Klub Kapten Timnas Indonesia, Venezia terancam degradasi ke Serie B. (doc/instagram)

JAKARTA – Venezia, klub tempat Jay Idzes, Kapten Timnas Indonesia, bermain, terancam degradasi ke Seri B. Sampai pekan ke 34 Serie A dengan 4 laga tersisa, tim ini masih berkutat di posisi zona degradasi.

Kekalahanan 0 – 2 dari AC Milan, membuat Venezia tidak beranjak dari zona degradasi. Tim ini berada di
peringkat ke-18 dengan 25 poin dari 4 kemenangan, 13 hasil imbang, dan 17 kekalahan. Klub tempat Kapten Timnas Indonesia punya selisih gol -21 (27 mencetak, 48 kebobolan).

Tim ini tertinggal 2 poin dari Lecce yang ada di posisi 17. Jika ingin keluar dari degradasi, Jay Idzes dan seluruh pemain harus memaksimalkan 4 laga terakhir. Sembari berharap, tim lain tergelincir.

Namun dua hal ini akan menyulitkan klub tempat Kapten Timnas Indonesia bermain. Pertama karena Venezia harus bersiap menghadapi Torino, Fiorentina, Cagliari dan Juventus. 3 lawan berada di posisi papan atas dan tengah klasemen. Kecuali Calgiari yang menjadi pesain Venezia di zona degradasi dan berada di posisi 16 dengan meraup 30 poin.

Faktor lain adalah ketatnya persaingan di zona degradasi. Sampai pekan 34, ada Venezia dan Empoli punya poin sama. Di atasnya ada Lecce dengan 27 poin. Hingga sangat sulit berharap ada tim yang mau tergelincir di 4 laga tersisa.

Malah sangat mungkin, Venezia sulit menang saat tandang ke dengan Torino dan Cagliari. Jay Idzes juga harus berjibaku untuk bisa meraih angka maksimal di kandang ketika menjamu Fiorentina dan Juventus. Tentu ini bukan pekerjaan mudah.

Venezia bukannya tidak punya peluang untuk bertahan di Seria A. Namun prosentasenya sangat kecil dan membuat pemain harus bekerja lebih keras lagi. Selama ini, klub tempat Kapten Timnas Indonesia bergabung sangat tidak konsisten di tiap akhir pekan.

Venezia pernah tampil apik saat menahan imbang Lazio di kota Roma. Jika pemain mengulangi performa tersebut, maka peluang bertahan di Serie A bisa lebih besar. (*)