Penerbangan Jemaah Haji Tidak Terganggu Perang Israel-Iran

ilustrasi

JAKARTA – Kementerian Agama memastikan penerbangan jemaah haji Indonesia tidak terganggu sama sekali meski ada konflik di Timur Tengah. Tepatnya setelah Iran melakukan serangan balasan ke pangkalan militer milik Amerika Serika di Qatar.

Iran merespon serangan Amerika Serikat dengan meluncurkan rudal ke pangkalan militer Negeri Paman Sam yang ada di Qatar. Usai serangan ini, sejumlah bandara di Timur Tengah terpaksa tutup. Juga ada beberapa maskapai yang merubah rute penerbangan guna menghindari wilayah konflik.

Akibatnya, sempat terjadi kekacauan di jadwal penerbangan dari dan keluar Qatar. Demikian juga dengan beberapa bandara lain di Timur Tengah. Hal ini kemudian sempat membuat jadwal penerbangan jemaah haji Indonesia mengalami masalah.

Menteri Agama Nasaruddin Umar mengakui, konflik tersebut sempat memicu kekhawatiran terhadap jalur penerbangan pesawat yang melintasi wilayah perang. Terlebih setelah Iran benar-benar menyerang pangkalan militer Amerika Serikat di Qatar.

Namun, situasi kini sudah kembali terkendali dan jadwal penerbangan jemaah haji berjalan lancar. Bahkan sempat ada kabar kalau Iran dan Israel sepakat melakukan gencatan senjata.

“Dengan penyerangan ke Doha itu sempat ada kekhawatiran, karena jalurnya sedikit menyerong ke kiri. Tapi saya dengar hari ini sudah mulai lancar,” kata Nasaruddin.

Menag menjelaskan bahwa satu penerbangan jemaah haji sempat mengalami keterlambatan akibat penyesuaian rute penerbangan. Namun, secara keseluruhan penerbangan menuju dan dari Arab Saudi tetap berjalan. Meski ada perubahan rute guna menghindari wilayah konflik di Timur Tengah.

Ia juga meminta masyarakat untuk terus mendoakan kelancaran pemulangan jemaah. Ini karena para jemaah haji sudah memasuki fase pemulangan.

“Mudah-mudahan lancar terus. Mohon doanya semuanya ya,” ujarnya.

Kementerian Agama bersama otoritas penerbangan dan maskapai penerbangan terus melakukan koordinasi intensif. Semua pihak terlibat dan ntuk memantau perkembangan situasi di kawasan. Kemenag dan pihak lainnya memastikan seluruh proses penerbangan jemaah haji Indoensia berlangsung tidak ada perubahan jadwal. (*)