JAKARTA – Teguran keras dari Gerald Vanenburg kepada Jens Raven akibat selebrasi aura farmin, tidak berlangsung lama. Keduanya kini sudah akur dan tidak ada masalah lagi. Hingga sangat mungkin, Jens Raven akan turun saat laga melawan Filipina di ajang ASEAN U23 Championship.
Ketegangan antara pelatih dan pemain timnas ini terjadi usai kemenangan 8-0 atas Brunei Darussalam. Di sesi wawancara, Gerald Vanenburg mengamcan tidak akan memainkan Jens Raven karena melakukan selebrasi aura farming.
Namun menjelang laga melawan Filipina, masalah ini sudah selesai. Jens Raven sudah meminta maaf dan memastikan tidak akan mengulangi kesalahan yang sama.
Pengamat sepak bola, Justinus Lhaksana menyebut sudah tidak ada masalah lagi antara keduanya.
“Dia (Vanenburg) udah tegur. Jens Raven bilang nga akan terjadi lagi. Udah. Tutup case. Selesai,” katanya di podcast Sport77 Official.
Dia mengatakan, Gerald Vanenburg tentu punya alasan kuat hingga menegur selebrasi Jens Raven. Coach Justin menyebut, Jens Raven harus tetap low profile. Karena Jens Raven melakukan selebrasi, saat Timnas Indonesia sudah unggul 8-0 dari Brunei Darussalam.
“Lo harus tetap low profile. Lo harus tetap respect lawan,” katanya.
Di ajang ASEAN U23 Championship, Timnas Indonesia berada di grup A bersama Brunei Darussalam, Filipina dan Malaysia. Laga pertama, Timnas berhasil mengkandaskan Brunei dengan skor 8-0. Jens Raven memberikan sumbangan besar dengan mencetak double hatrick.
Dan usai mencetak double hatrick inilah, Jens Raven melakukan selebrasi aura farming. Gol ini lahir dari titik putih di babak ke dua.
Indonesia kini memimpin klasemen dengan torehan 3 angka. Unggul selisih gol dari Filipina yang mengalahkan Malaysia di laga pertama. Laga berikutnya, Indonesia akan menantang Filipina. Sementara Brunei Darussalam bentrok dengan Malaysia. (*)






