PDIP Santai Tanggapi Logo Baru PSI Bergambar Gajah

Logo baru PSI mengundang perbincangan publik di Tanah Air karena ada kemiripan dengan logo PDIP. Ketua DPP PDI Perjuangan, Said Abdullah enggan ikut mengontari logo baru PSI. (doc/psi)

JAKARTA — Ketua DPP PDI Perjuangan, Said Abdullah, bersikap santai usai perubahan logo baru PSI dan kini ramai perbincangan publik. Logo baru PSI dan PDIP ini ada kemiripan, yakni warna merah putih.

PSI baru saja meluncurkan Logo partai tersebut. Yakni adanya gambar gajah dengan kepala merah dan tubuh hitam yang. Ini mirip dengan logo PDIP, dengan banteng bermoncong putih.

Said Abdullah menyebut, perubahan tersebut merupakan urusan internal Partai Solidaritas Indonesia. Dan PDIP tidak perlu memberikan komentar apapun atas perubahan tersebut.

“Logo banteng sudah punya brand sendiri. Saya tidak bisa mengomentari logo partai lainlah,” ujar Said.

Said menekankan bahwa saat ini PDIP lebih fokus pada konsolidasi internal. Juga program dan upaya membesarkan partai. Hingga dia enggan untuk ikut menilai strategi rebranding partai lain.

“Saya lebih baik menjaga, membesarkan, menguatkan, dan mengembangkan partai sendiri,” tambahnya.

Menanggapi spekulasi perubahan logo PSI merupakan strategi untuk merebut ceruk pemilih PDIP, Said menyatakan tidak ada kekhawatiran sedikit pun. Ia menilai basis pemilih PDIP sudah terbentuk kuat sejak lama dan terus bertumbuh dari masa ke masa.

“Pemilih PDIP itu kami punya bangsa sendiri, sejak Pemilu 1955 hingga sekarang. Justru pemilih PDIP semakin berkembang. Jadi kalau soal itu, nggak ada kekhawatiran,” tegasnya.

Said enggan berkomentar ketika Kongres PSI mengundang sejumlah tokoh politik di Tanah Air. Dia memastikan kalau hal ini domain PSI.

“Wah, kalau itu urusan partai lain, ya monggo, silakan masing-masing partai saja,” tegasnya. (*)