JAKARTA – Ban berperan penting untuk meredam guncangan, menopang beban, dan mencengkeram jalan. Saat Anda berkendara, kondisi ban sangat menentukan kenyamanan dan keselamatan. Maka, Anda harus memeriksa ban secara rutin agar ban gampang bocor tidak terjadi di jalan.
Pasang Ban Sesuai Posisi Agar Tidak Gampang Bocor
Anda harus memasang ban depan dan ban belakang sesuai ukuran dan fungsinya. Ban depan yang lebih kecil memudahkan manuver, sedangkan ban belakang menopang seluruh beban. Jika Anda salah memasang ban, maka ban gampang bocor bisa terjadi akibat ketidakseimbangan tekanan dan beban.
Pilih Jenis Ban Sesuai Kebutuhan
Anda harus memilih pola tapak ban yang sesuai dengan kondisi jalan. Ban untuk jalan basah, kering, atau off-road memiliki desain berbeda. Ketika Anda salah memilih ban, traksi menjadi berkurang dan membuat ban gampang bocor saat menghadapi kondisi ekstrem.
Atur Tekanan Ban Secara Ideal
Sebelum berkendara, Anda wajib memeriksa tekanan angin pada ban. Gunakan angin biasa atau nitrogen sesuai kebutuhan. Jika Anda membiarkan tekanan ban kurang, gesekan meningkat dan membuat ban gampang bocor karena permukaan terlalu panas.
Gunakan Cairan Anti Bocor pada Ban Tubeless
Anda bisa menuangkan cairan anti bocor ke dalam ban tubeless. Cairan ini menutup otomatis lubang akibat tusukan benda tajam. Jika Anda menggunakannya dengan benar, maka kemungkinan ban bocor akan jauh lebih kecil selama berkendara.
Ganti Ban Setelah Terlalu Sering Ditambal
Jika ban sudah ditambal lebih dari empat kali, Anda sebaiknya langsung menggantinya. Terutama bila titik kebocoran berada di tempat yang sama. Dengan mengganti tepat waktu, Anda bisa mencegah kondisi ban bocor yang mengganggu perjalanan. (*)






