CILACAP – Para guru yang sudah melayangkan persyaratan untuk menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (PPPK), menjelang tes seleksi bisa bernafas lega. Pasalnya jumlah peserta tes tidak terlalu banyak dari pada lowongan yang tersedia. Hingga mereka akan dengan mudah melenggang dan lolos seleksi.
Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Cilacap, Warsono mengatakan, ada selisih sekitar 80-an antara formasi dengan jumlah peserta seleksi. Jumlah peserta seleksi ini mencapai 5365 dengan formasi yang ada mencapai 5285.
“Ada selisih 80-an. Praktis kalau boleh dibilang lawannya ya kotak kosong,” ujar Warsono, Kamis (9/9/2021).
Dia berharap agar seluruh peserta seleksi guru PPPK bisa melenggang dengan mudah. Karena perhitungannya peluang lebih besar karena pesaing tidak terlalu banyak.
“Kalau hanya 80 dari 5 ribuan, tentu tidak seberapa,” ujarnya.
Dengan demikian, seleksi PPPK guru hanya sekali saja. Ini dengan catatan formasi yang tersedia bisa terisi semua. Namun jika tidak, maka akan ada seleksi kedua atau bahkan ketiga yang akan membuat persaingan lebih ketat lagi. Pada seleksi kedua dan ketiga ini akan masuk peserta dari guru honor sekolah swasta dan PPG. Jumlah mereka dipastikan sangat banyak.
Karena itulah dia berharap agar semua peserta seleksi tidak menyepelekan tes yang rencananya akan digelar pada 14 September nanti. Karena masih ada halangan berupa passing grade dan peserta seleksi harus mampu menembusnya.
“Masih ada. Passing grade. Memang, passing grade lebih tinggi dibandingkan tahun lalu, tapi masih rendah ukuran. Itu secara teori, saya tidak bilang ukuran bersangkutan. (Karena itu) nda boleh sepelekan. Kalau tidak mau menyesal ya jangan sepelekan lah,” terangnya.
Dia mengatakan, kendali tes seleksi ini ada di tangan pemerintah pusat. Tes nantinya akan tersebar di 6 lokasi yang ada di pusat Kabupaten Cilacap. Seperti di sekolah negeri dan kecamatan terdekat. (*)






