News  

Lawan Korupsi, Prabowo Tegaskan Tak Akan Mundur dari Risiko

Presiden Prabowo tegaskan untuk terus lawan korupsi meski banyak tantangan dan resiko besar. (doc/setneg)

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menegaskan tekadnya untuk terus menghadang dan lawan korupsi meski menyadari risiko besar yang harus dia hadapi. Dalam pernyataannya, Minggu (7/9/2025), Prabowo berkomitmen penuh untuk terus lawan korupsi dan menolak untuk mundur dari perjuangan tersebut.

“Saya bertekad untuk melawan korupsi, saya tak akan mundur, saya tahu risikonya, tapi saya yakin dan percaya rakyat bersama saya,” tegas Prabowo.

Selain menyoroti isu korupsi, Presiden juga menyerukan persatuan dalam menghadapi tantangan bangsa. Ia mengajak seluruh pihak mengoreksi dengan cara santun, tanpa provokasi atau menghasut rakyat.

“Seluruh pihak harus bersatu, harus rukun, saling mengoreksi. Kalau ada kekurangan, tidak dengan cara menghasut, tidak dengan cara membuat rakyat marah,” ujarnya.

Prabowo menekankan, solusi persoalan bangsa harus dicari dengan kepala dingin, kerja sama, dan semangat gotong royong. Ia menolak segala bentuk kekerasan yang justru menghambat perbaikan.

Selain menegaskan komitmen Prabowo lawan korupsi, Presiden juga memaparkan capaian program prioritas pemerintah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah menjangkau 25 juta penerima manfaat dan dia menargetkan meningkat menjadi 82,9 juta pada Desember 2025.

Prabowo juga mengungkapkan pertumbuhan ekonomi pedesaan. Nilai tukar petani naik tajam dan pendapatan masyarakat desa meningkat nyata.

“Ekonomi di desa dan kecamatan berkembang pesat, penghasilan petani naik, banyak sekali kemajuan yang kita capai,” kata Prabowo.

Tindak korupsi terus menjadi tantangan dalam pemerintahan Prabowo. Terbaru, Wamenaker Emmanuel Ebenezer harus menggunakan jaket oranye usai tertangkap penyidik KPK. Juga sejumlah kasus korupsi di tubuh pemerintah ataupun BUMN. Hingga dalam berbagai kesempatan, Prabowo terus mengumandangkan dan menegaskan untuk lawan korupsi tanpa henti. (*)