JAKARTA – Pesawat angkut militer terbesar milik TNI Angkatan Udara (TNI AU), Airbus A400M, resmi tiba di Indonesia Senin (3/11/2025) pagi mendarat mulus di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta. TNI AU mengelar penyambutan dengan tradisi penyiraman air (water salute).
Kedatangan Airbus A400M ini merupakan bagian dari kontrak pengadaan dua unit pesawat yang menjadi kesepakatan antara Kementerian Pertahanan RI dan Airbus Defence and Space. Kontrak tersebut saat ajang Dubai Airshow 2021 dan mulai berlaku efektif pada 2022. Paket kerja sama mencakup dukungan pemeliharaan serta pelatihan lengkap bagi personel TNI AU.
Pemerintah Indonesia juga telah menandatangani letter of intent untuk kemungkinan pembelian empat unit tambahan di masa mendatang.
Airbus A400M merupakan pesawat angkut berat berteknologi tinggi yang dirancang untuk misi pengangkutan taktis maupun strategis. Dalam misi taktis, pesawat ini mampu mengirim personel dan logistik ke wilayah operasi sulit, termasuk landasan yang tidak beraspal.
Untuk misi strategis, A400M dapat membawa muatan hingga 37 ton, termasuk truk bahan bakar berkapasitas besar, ekskavator, atau hingga 116 personel bersenjata lengkap. Dalam konfigurasi campuran, pesawat ini juga bisa mengangkut sembilan palet militer dan 54 personel secara bersamaan.
Sebelumnya, empat penerbang TNI Angkatan Udara telah menyelesaikan tahap pelatihan di Spanyol. Tepatnya di type rating course pesawat A400M di International Training Center (ITC) Airbus, Sevilla, Spanyol. Latihan ini meliputi Full Flight Simulator (FFS), Crew Resource Management (CRM), dan pelatihan Mission Planning and Restitution System (MPRS) pada
Keempat penerbang tersebut adalah Letkol Pnb Putut Satriya, Mayor Pnb Riki Sihaloho, Mayor Pnb Fathir M. Hadid, dan Kapten Pnb Indra Kusuma N. Pelatihan MPRS berlangsung pada 17 sampai dengan 23 Oktober 2025. (*)






