ACEH – Banjir susulan kembali terjadi dan rendam perkampungan warga di Kabupaten Aceh Barat, Minggu (7/12/2025). Air bah menerjang kembali perkampungan warga di 6 kecamatan dan 25 desa di Kabupaten Aceh Barat.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Barat melaporkan, tinggi genangan akibat banjir tersebut antara 20 hingga 50 cm.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Aceh Barat, Teuku Ronal Nehdiansyah mengatakan, penyebab banjir susulan di Aceh karena curah hujan yang tinggi. Hal ini membuat sejumlah sungai meluap karena tidak mampu menampung lonjakan debit air.
“Penyebab kembali terjadinya banjir ini akibat tingginya curah hujan sehingga menyebabkan aliran sungai meluap,” ujar Teuku Ronal.
Akibat kejadian ini, sejumlah warga kembali ke lokasi pengungsian. Mereka merasa khawatir kalau banjir susulan masih akan kembali terjadi di Aceh Barat. Selain itu, warga masih takut akan kejadian banjir sebelumnya yang sangat deras dan tinggi. Bahkan ada sebagian orang terjebak di dalam rumah.
BPBD Aceh Barat terus berupaya mendata dampak dan memastikan keselamatan warga di tengah ancaman banjir luapan ini.
Banjir susulan juga terjadi di Kabupaten Aceh Timur dan menggenangi 2 desa di Kecamatan Idi Rayeuk. Sejumlah warga melihat air meluap dengan cepat, saat mereka mulai merasakan kembali beristirahat di dalam rumah.
Banjir sebelumnya pada 26 November 2025 sempat mencapai ketinggian di atas satu meter di beberapa lokasi. BNPB menyebut, rumah rusak akibat banjir di Provinsi Aceh sebanyak 37.546. Sementara anggaran untuk pemulihan membutuhkan Rp 25,41 T. (*)






