MEDAN – Presiden RI Prabowo Subianto secara tegas akan menertibkan seluruh pembalakan liar. Termasuk pembalakan liar yang mengakibatkan banjir longsor di Sumatera.
Presiden Prabowo menyampaikan penegasan tersebut saat memberikan keterangan kepada awak media di di Pangkalan Udara Soewondo, Medan, Sabtu (13/12/2025).
Saat wartawan menanyakan terkait pembalakan liar di Sumatera, Prabowo berjanji akan mengambil langkah tegas.
“Saya akan tertibkan semua itu. Pembalakan liar akan kita tertibkan, sudah kita mulai tertibkan,” katanya.
Presiden meninjau Posko Pengungsian MAN 1 Langkat, Sumatra Utara. Kunjungan tersebut menjadi peninjauan ketiga oleh Presiden Prabowo.
Selain berbicara tentang penertiban pembalakan liar di Sumatera, Presiden juga memastikan penanganan pengungsi berjalan sangat baik. Demikian juga dengan pembukaan akses ke sejumlah wilayah yang masih terisolasi. Salah satunya adalah daerah Takengon di Provinsi Aceh.
“Jembatan Bener Meriah sudah berfungsi,” kata dia.
Meski sudah banyak progres, Prabowo mengaku ada kendala berupa kondisi alam pasca banjir yang masih ekstrem. Hal ini lalu menghambat perbaikan jaringan listrik, seperti yang terjadi di Provinsi Aceh.
“Kondisi alam masih ekstrem,” kata Prabowo.
Sebelumnya, Presiden Prabowo telah mengunjungi daerah terdampak bencana pada 30 November dan 7 Desember 2025. Sehari sebelum ke Langkat, Presiden juga meninjau sejumlah posko pengungsian di Aceh, yakni Posko Pengungsian Jembatan Aceh Tamiang, Posko Pengungsian Masjid Besar Al Abrar Takengon di Aceh Tengah, serta Posko Pengungsian SMP 2 Wih Pesam di Kabupaten Bener Meriah, Jumat, 12 Desember 2025.
Sementara itu, masifnya pembalakan liar di Sumatera, terlihat saat banjir terjadi. Dari sejumlah video yang viral memperlihatkan, tumpukan kayu glondongan hanyut bersama banjir. Beberapa kayu ini sampai menimpa rumah warga, atau hanyut hingga salah satu pantai di Padang. (*)






