Pembuatan Master Plan, RSUD Majenang Minta Bantuan Pusat

ilustrasi

CILACAP – Pembuatan master plan, RSUD Majenang dan Cilacap meminta bantuan pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR. Mater plan ini untuk mengakomodir tambahan ruangan bagi tenaga baru dan menyesuaikan regulasi pemerintah.

Kabag RSUD Majenang, dr Feri Sulistyo mengatakan, manajemen sudah ada rencana untuk menambah ruang bagi pelayanan dokter spesial. Hal ini merujuk pada layanan dasar spesialis yang harus ada di rumah sakit. Seperti spesialis jantung, kesehatan ibu dan anak serta onkologi.

“Master plan terbaru ini harus memenuhi kebutuhan layanan ini. Dan kami bersama RSUD Cilacap dan Ibu Wakil Bupati sudah konsultasi ke Jakarta. Kita minta master plan ke Kementerian PUPR,” katanya.

Dia menyebut, proses penyusunan master plan RSUD Majenang tetap dikonsultasikan ke kementerian tersebut. Meski hal ini lebih bersifat administratif. Seperti pemenuhan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL), visibility dan lainnya.

“Semua ada 10 dan sedang kita lengkapi,” katanya.

Dia menambahkan, RSUD Majenang sudah menyiapkan lahan untuk sesuai dengan master plan. Nantinya, lahan tersebut untuk membangun ruang pelayanan. Yang pertama adalah pusat onkologi dan laboratorium terpadu. Baru setelah itu, menyusul untuk ruang pelayanan lainnya.

“Kita sudah siapkan lahan,” katanya.

Selama ini, katanya pasien terkait onkologi, urologi dan sejenisnya belum bisa tertangani. Penyebabnya karena tidak ada tenaga ahli maupun ruang pendukung. Hingga pasien seperti ini harus menjalani perawatan di rumah sakit lain.

“Mereka harus kita rujuk ke Banyumas atau lainnya,” tegasnya. (*)