CILACAP – Petugas Pemadam Kebakaran atau Damkar Cilacap, nekat bongkar sarang tawon di tempat terangker saat malam terangker pula, Kamis (11/8/2022) malam. Langkah ini agar tempat terangker ini aman karena menjadi lokasi beragam aktifitas oleh warga. Petugas yang diterjunkan berasal dari Pos Damkar Majenang.
Sarang tawon ini berada di pohon beringin alun-alun Majenang. Pohon beringin di alun-alun selalu identik dengan nuansa angker dan mistis. Sementara operasi pembongkaran sarang itu tepat malam 1 Suro, malam yang identik dengan nuansa angker.
Petugas Damkar memilih waktu malam hari untuk bongkar sarang tawon ini karena sepi dari aktifitas warga. Apalagi alun-alun yang ada di pusat kota, tidak pernah sepi. Alun-alun ini ada di tepi jalan nasional hingga selalu padat oleh kendaraan antar provinsi.
Setelah berhasil bongkar sarang tawon di pohon beringin, petugas Pos Damkar Majenang membersihkan pohon tersebut. Tujuannya agar tidak ada tawon yang tersisa dan kembali bersarang di sana.
Kepala Pos Damkar Majenang, Sartono mengatakan, petugas turun setelah ada permintaan resmi dan masuk ke kantor Damkar Cilacap.
“Ada permintaan yang masuk ke kami dan segera kami tindak lanjuti. Sarang tawon yang kami bongkar ini ada di pohon beringin alun-alun Majenang,” kata dia.
Dia menambahkan, lokasi sarang berada di pohon beringin yang cukup tinggi hingga petugas meminta bantuan ke Dispermades. Tujuannya adalah meminjam armada crane yang mampu mengangkat petugas dan menjangkau saran tawon.
“Kami pinjam mobil crane,” katanya.
Keberadaan mobil crane ini membuat kerja petugas Damkar yang bongkar sarang tawon lebih mudah. Apalagi diameter relatif kecil yakni 20 cm X 20 cm. Sementara diameter rata-rata adalah 22 cm X 30 cm.
“Kalau jenisnya vespa affinis atau tawon ndas yang ada garis kuning di bagiah perut,” kata Sartono. (*)






