CILACAP – Nasib Liga 2 kini harus menggantung pasca tragedi Stadion Kanjuruhan yang memakan korban jiwa. PSSI memutuskan untuk menunda sementara semua laga di Liga 2 selama 2 pekan.
Hal ini memaksa pertandingan di Grup A dan B Liga 2 harus berhenti sementara. Hanya saja, belum ada kepastian apakah nantinya liga akan kembali bergulir setelah 2 pekan penundaan. Hingga 3 hari pasca tragedi Kanjuruhan, nasib liga 2 belum ada kabar lebih lanjut.
PT Liga Indonesia Baru menghentikan kompetisi Liga 1 pasca tragedi Kanjuruhan. Keputusan serupa juga untuk Liga 2 meski masih bersifat sementara. Namun untuk nasib Liga 2 masih saja menggantung karena tim peserta harus menunggu kabar lebih lanjut dari PSSI.
Presiden PSCS, Bambang Tujiatno mengatakan, memastikan sudah ada penghentian sementara Liga 2 dari operator. Pihaknya memberikan hormat atas keputusan tersebut. Bambang juga menyampaikan belasungkawa atas tragedi yang mengakibatkan tewasnya suporter Arema FC.
“Sudah ada pemberitahuan bahwa Liga 2 ditunda selama dua pekan kedepan,” kata dia.
Bambang melanjutkan, PT LIB akan melakukan komunikasi dengan klub peserta Liga 2. Tim juga akan menunggu perkembangan dan informasi lebih lanjut dari PSSI.
Karenanya, PSCS sebagai salah satu peserta Liga 2, juga harus menunggu kabar lebih lanjut tersebut. Termasuk laga yang harus digelar sesuai dengan jadwal yang sudah dibuat operator liga sebelumnya.
Sesuai jadwal, PSCS akan menjamu Bekasi City pada Jumat (7/10/2022). Namun laga ini pasti harus menunggu lampu hijau dari PSSI.
“Ya kita tunggu saja,” tegasnya. (*)






