CILACAP – Anggota DPR RI Komisi IV, Sunarna kucurkan bantuan bibit untuk warga Cilacap, Kamis (13/10/2022). Bantuan ini untuk mengurangi ancaman banjir yang sering melanda tiap kali musim penghujan.
Bantuan pohon ini menjadi langkah jangka panjang mengatasi bencana banjir dan longsor di Kabupaten Cilacap. Pohon ini memiliki 2 manfaat sekaligus yakni ekonomi dan ekologi bagi masyarakat.
Sunarna menyampaikan hal ini saat Sosialisasi Bimtek Pelaksanaan RHL dengan tema Penanggulangan Bencana Alam di Rumah Makan Pak Kasum, Bantarsari, Cilacap. Di agenda ini, Sunarna juga kucurkan bibit pohon. Agenda ini melibatkan BPDAS Cimanuk Citanduy.
Politisi PDIP ini menambahkan, nilai ekonomi dari pohon karena kayu bisa memberikan sumber penghasilan kepada masyarakat. Di saat bersamaan, pohon ini mampu menyerap air selama tumbuh kembang. Beda halnya jika tanah gundul yang mudah terjadi erosi.
“Kita lihat sungai berwarna coklat. Ini tandanya air mengandung tanah,” katanya.
Sunarna mengakui, ancaman banjir dan tanah longsor ini selalu muncul saat musim penghujan. Satu sisi hujan sangat dibutuhkan masyarakat dan juga alam. Namun jika kondisi ekstrem dan di atas normal, tentu akan ada ancaman.
Apalagi jika hutan gundul dan kurang terlindung oleh pepohonan. Akibatnya adalah hujan ini akan langsung mengalir deras menuju daerah bawah melalui sungai dan saluran. Ancaman bertambah jika saluran air tersumbat yang kerap membuat aliran air bertambah kencang.
“Air kalau mengalir terlalu kencang akan berbahaya. Memang selalu efek positif dan negatif karena memang berpasangan. Tapi kita harus bisa mengeliminir efek negatif,” katanya.
Dia berharap agar masyarakat di Cilacap tidak pernah bosan untuk terus menanam pohon dengan memanfaatkan lahan di sekitar mereka. Jika ini muncul, maka akan ada kebutuhan benih pohon yang menjadi peluang usaha dan pasar bagi pegiat Kebun Bibit Rakyat (KBR). (*)






