CILACAP – Basarnas Cilacap cari penambang pasir di muara Sungai Serayu Desa Karangkandri Kabupaten Cilacap, Jumat (14/10/2022). Pencarian mereka lakukan sejak pukul 14.00 WIB setelah ada laporan masuk.
Laporan itu menyebutkan, kapal penambang pasir tengah berada di sekitar PLTU Karangkandri. Saat tengah melakukan penambangan, tiba-tiba ombak besar datang dan langsung menghantam kapal. Hal ini membuat kapal terbalik. Sementara 1 pekerja di atas kapal terbawa arus.
Korban adalah Budiarto, warga Grumbul Winong RT 02 RW 15 Kelurahan Selarang Kecamatan Kesugihan, Cilacap. Dia terbawa arus sungai saat kapal terhantam ombak besar. Budiarto menjadi satu-satunya penambang pasir yang menjadi korban.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap, Adah Sudarsa mengatakan, tim Basarnas langsung cari penambang pasir di lokasi kejadian. Ada 1 tim yang segera merespon dan langsung menuju lokasi. Tim ini membawa peralatan pendukung untuk mencari korban. Termasuk peralatan pencarian di bawah air (Underwater Searching Device).
Bersama mereka juga ada sejumlah bantuan dari pihak terkait. Hingga petugas langsung membentuk 2 tim pencarian. Tim pertama bertugas mencari korban di permukaan air dengan menggunakan perahu karet. Seluruh petugas Basarnas dan alat ini untuk cari penambang pasir korban amukan ombak besar.
“Tim 2 melakukan penyisiran darat,” kata Adah Sudarsa.
Sampai pukul 18.00, petugas Basarnas belum berhasil menemukan korban. Petugas Basarnas terpaksa menghentikan sementara proses pencarian karena kondisi sudah gelap. Pencarian akan kembali dilanjutkan Sabtu (15/10/2020).
“Pencarian akan kami lanjutkan Sabtu mulai pukul 07.00 untuk cari penambang pasir itu,” tegasnya. (*)






