News  

Polisi Tandai Jalan Berlubang

Petugas Polsek Moas tandai jalan berlubang di ruas Maos-Sampang. Tanda ini diharapkan mamp mengurangi resiko kecelakaan. (doc)

CILACAP – Anggota polisi tandai jalan berlubang menggunakan cat. Cara ini sebagai langkah antisipasi mengurangi kecelakaan lalu lintas akibat jalan berlubang. Lubang tersebut dicat secara melingkar dengan berwarna putih agar mudah terlihat pengendara.

Jalan berlubang ini mulai muncul seiring datangnya musim penghujan. Terutama di jalan dengan konstruksi aspal. Air membuat aspal mudah mengelupas. Dan saat muncul lubang, akan mudah membesar tiap kali ada kendaraan yang melindas.

Sejumlah anggota Polisi di Polsek Maos melakukan tandai jalan berlubang di sejumlah ruas. Mereka menyisir sejumlah titik yang penuh lubang.

Kapolsek Maos, AKP Iwan Effendi SH MM mengatakan, salah satu ruas adalah jalan penghubung Maos dan Sampang.

“Jalan antara Maos dan Sampang banyak berlubang dan bergelombang hingga sangat rawan terjadinya kecelakaan,” kata dia.

Dia menambahkan, polisi mulai tandai jalan berlubang ini sejak Sabtu (22/10/2022). Petugas menandai tiap titik yang ada di ruas Maos dan Sampang yang selalu padat oleh lalu lintas kendaradaan.

Dia mengatakan, tingkat kerawanan akibat jalan berlubang cukup tinggi hingga petugas menandai titik ini. Apalagi jika diameter lubang sudah mencapai lebih dari 5 centimeter. Terutama bagi pengendara sepeda motor dan bisa mengakibatkan kecelakaan fatal.

“Bisa berakibat fatal bagi pengendara motor,” katanya.

Untuk itu dia meminta pengendara untuk waspada terutama saat melintasi jalan berlubang, baik yang sudah ada tanda maupun belum. (*)