CILACAP – Bencana banjir dan tanah longsor kembali hajar Cilacap, Rabu (26/10/2022). Setidaknya ada 3 kecamatan yang terdampak bencana tersebut. Yakni Majenang, Wanareja dan Patimuan.
Banjir dan tanah longsor di Cilacap ini terjadi karena hujan deras yang turun sejak Selasa (25/10/2022) siang hingga Rabu dini hari. Wilayah terdampak pertama adalah Desa Salebu dan Mulyadadi Kecamatan Majenang berupa banjir pada Selasa malam.
Genangan akibat banjir juga terjadi di Desa Bantar dan Sidamulya Kecamatan Wanareja. Menyusul kemudian banjir di ruas Sidareja-Pangandaran, tepatnya di Pelimpahan akibat luapan Sungai Citanduy pada Rabu pagi. Akibatnya, lalu lintas kendaraan terhambat karena debit air yang tinggi di atas permukaan jalan.
Sementara tanah longsor terjadi di Desa Salebu, Sepatnunggal, Boja dan Cibeunying. Demikian juga dengan jalan tertutup longsor di Desa Palugon Kecamatan Wanareja. Longsor di 4 desa ini mengakibatkan kerusakan pada jalan dan jembatan. Selain itu, ada rumah rusak tertimpa longsor dan sebagian terancam.
Pasca kejadian banjir dan longsor di Cilacap, sejumlah warga di lokasi melakukan kerja bakti bersama aparat terkait. Mereka memperbaiki kerusakan pada rumah warga yang tertimpa tanah. Demikian juga dengan material yang sempat menutup jalan.
Hanya saja, genangan air di lokasi banjir masih ada sampai Rabu siang. Seperti yang ada di Desa Bantar dan Sidamulya Kecamatan Wanareja. Sejumlah warga berupaya mengatasi banjir dengan memasang karung agar mengurangi debit luapan sungai.
Relawan di MDMC Cilacap, Mukhlis mengatakan, sudah ada langkah dari warga bersama aparat untuk mengurangi luapan air Sungai Cikawung di Desa Sidamulya.
“Sudah ada langkah oleh warga,” kata dia.
Sementara genangan banjir di Desa Mulyadadi dan Salebu Kecamatan Majenang, sudah surut. Banjir di sana terjadi akibat luapan Sungai Ciglagah dan Cijalu akibat hujan yang sangat deras pada Selasa malam.
Belum ada keterangan resmi dari BPBD Cilacap. Petugas sampai Rabu siang masih terus melakukan pendataan akibat banjir dan longsor yang hajar Cilacap. (*)






