News  

Jembatan Hanyut Terbawa Banjir

Jembatan Sungai Ciceuleng hanyut akibat terbawa banjir. Banjir juga mengancam 1 rumah warga setempat. (haryadi nuryadin/bercahayanews.com)

CILACAP – Sebuah jembatan di atas Sungai Ciceuleng di Desa Bener Kecamatan Majenang, Cilacap hanyut akibat terbawa banjir. Seluruh konstruksi jembatan ini jatuh ke dasar sungai setelah pondasi terkena abrasi sungai.

Jembatan ini hanyut terbawa banjir sejak awal Oktober 2022. Tepatnya saat hujan deras turun selama 2 hari pada 7 dan 8 Oktober.

Untuk sementara, warga membuat jembatan darurat dari bambu agar bisa menjadi penghubung antar 2 dusun di Desa Bener. Hanya saja, jembatan ini tidak bisa dilalui kendaraan sepeda motor.

Kepala Desa Bener, Ruslan mengatakan, jembatan ini hanyut saat hujan deras pada 7 Oktober 2022.

“Pas hujan deras awal bulan ini. Air sungai sangat deras dan debit naik drastis,” katanya saat mendampingi kunjungan anggota DPRD Cilacap, Didi Yudi Cahyadi, Kamis (27/10/2022).

Dia mengatakan, sebelumnya konstruksi jembatan sudah memperlihatkan kerusakan yakni sekitar 2 bulan lalu. Secara perlahan, erosi mengakibatkan kerusakan pada konstruksi dan tanggul sungai. Ini terjadi tiap kali hujan deras turun.

“Sebelum jembatan hanyut sudah ada tanda-tanda kerusakan. Dulu saya ingat pas ada kejadian angin kencang,” katanya.

Dia menambahkan, gerusan sungai ini tidak hanya mengakibatkan jembatan hanyut. Namun membuat 1 bangunan terancam ambruk karena sudah berada di bibir sungai persis. Pihaknya berharap agar ada penangganan untuk mengurangi agar gerusan tidak bertambah parah.

“Kita harapkan ada pemasangan bronjong biar sungai tidak terus-terusan tergerus,” katanya.

Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Cilacap, Didi Yudi Cahyadi mengatakan, kerusakan pada jembatan ini butuh penangganan segera. Minimal untuk mengurangi kerusakan lebih lanjut. Caranya dengan memasang bronjong agar tanggul sungai tidak rusak lagi.

“Alhamdulillah hari ini BBWS (Citanduy) sudah siap untuk membantu bronjong,” tegasnya. (*)