News  

Lagi. Banjir Landa 2 Desa di Cilacap

Warga memantau tinggi genangan air akibat luapan Sungai Cihaur, Kamis (3/11/2022) malam. Luapan sungai ini membuat 2 desa di Cilacap dilanda banjir. (doc)

CILACAP – Banjir dan banjir lagi kembali landa 2 desa di Kecamatan Bantarsari, Cilacap, Kamis (3/11/2022). Namun demikian, banjir segera surut dan tidak menimbulkan banyak kerusakan.

Banjir yang landa 2 desa di Cilacap ini terjadi akibat hujan deras di hulu Sungai Cihaur, pada Rabu malam sekitar pukul 19.30. Akibatnya sungai ini melimpas dan menggenangi 390 keluarga terdampak.

Tinggi genangan tertinggi mencapai 120 cm di dalam rumah warga Desa Kedungwadas Kecamatan Bantarsari. Hal ini membuat warga harus keluar dan mencari tempat yang lebih aman.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Cilacap, Wijonardi mengatakan, ketinggian air surut secara berangsur. Dan memasuki Jumat (4/11/2022) pagi hari, genangan terus berkurang.

Namun dia memastikan, petugas tetap menyiapkan langkah antisipatif pasca banjir. Karena saat banjir terjadi, petugas terpaksa menutup jalan di Dusun Bojong Gedang Desa Cikedondong. Ini karena jalan tergenang air cukup tinggi hingga berbahaya bagi pengendara.

“Upaya petugas BPBD Cilacap dengan menyiapkan dan menyiagakan peralatan pendukung. Mulai perahu, dayung dan pelampung untuk antisipasi jika ada evakuasi,” kata dia.

Selain itu juga ada upaya persiapan mendirikan dapur umum oleh perangkat desa dan Kecamatan Bantarsari. Tujuannya untuk mengantisipasi jika warga terpaksa mengungsi.

Wijonardi memastikan, banjir ini hanya landa 2 desa di Kecamatan Bantarsari, Cilacap pada Kamis malam. Selain 2 desa itu, tidak ada laporan kejadian banjir.

“Hanya 2 desa itu yang tergenang banjir,” tegasnya.

BMKG sempat memberikan peringatan akan adanya ancaman hujan deras antara 1 hingga 3 November 2022. Hingga seluruh pihak harus waspada karena hujan deras tetap membawa ancaman bencana seperti banjir, tanah longsor dan angin kencang. (*)