CILACAP – 5 orang relawan yang tergabung dalam MDMC Cilacap, Selasa (22/11/2022) malam berangkat ke Cianjur. Mereka akan bergabung dengan MDMC Jawa Tengah untuk membantu proses evakuasi korban gempa. Pemberangkan melalui prosesi sederhana oleh Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Cilacap, Kuswan Hasan di Gedung Dakwah Muhammadiyah.
5 relawan MDMC Cilacap yang berangkat ke Cianjur ini, akan bertugas selama 14 hari. Ini sesuai dengan masa tanggap darurat.
Dan masing-masing relawan ini punya kualifikasi berbeda. Salah satunya kemampuan pencarian dan pertolongan atau SAR. Mereka adalah Novensius Dwi Kuncoro Oping, Anifudin, Mukhlis, Achmad Dwi Antono dan Zaenuri Ahmad.
Kuswan saat melepas relawan MDMC Cilacap ini meminta agar mereka benar-benar ikhlas menjalankan tugas. Mereka juga harus bisa menjaga diri masing-masing agar terus bisa membantu para korban gempa di Cianjur.
“Ikhlas untuk membantu korban dan jangan berharap imbalan apapun,” kata dia.
Dia memerintahkan agar semua relawan menjaga komunikasi dengan induk MDMC Jawa Tengah. Demikian juga dengan BNPB dan mengikuti arahan badan tersebut.
“Prinsipnya satu komando. Jangan bergerak sendiri-sendiri,” kata dia.
Gempa guncang Kabupaten Cianjur pada Senin (21/11/2022) siang berkekuatan 5,6 M. Kemudian terjadi sejumlah gempa susulan. Bahkan pada Rabu (23/11/2022), gempa susulan kembali terjadi dengan kekuatan 2,8 M. Hal ini membuat relawan yang tengah berkumpul, berhamburan keluar gedung.
Mukhlis, salah satu relawan Cilacap yang sudah berada di Cianjur mengatakan, saat kejadian seluruh relawan tengah berkumpul di Poskor MDMC.
“Hujan mendera. Tiba-tiba “gludug gludug” bunyi gedung poskor kita bergoyang-goyang. Berhamburanlah berlarian ke lapangan halaman kampus,” katanya. (*)






