CILACAP – Kapal Gilang Putra Ramadan Jaya (GPRJ), milik nelayan Cilacap, tenggelam di perairan selatan Jawa. Kapal dengan 5 ABK ini hilang kontak sejak Senin (6/2/2023) pagi.
Informasi menyebutkan, kapal nelayan Cilacap ini berangkat pada Senin dini hari. Ada 5 ABK yang ada di atas kapal jenis compreng tersebut. Seharusnya, kapal ini sudah kembali ke dermaga pada Senin sore.
Namun sampai Senin malam, kapal bersama ABK juga belum terlihat bersandar ke pelabuhan nelayan.
Kasat Polairud Polresta Cilacap, AKP Huda Syafi’i merinci, kelima ABK ini adalah Daryono, Misnadi, Iung dan Miun. Semuanya merupakan warga Kelurahan Tegal Kamulyan, Cilacap. Satu orang lagi adalah Mandra, nelayan asal Kabupaten Banyumas.
“Petugas gabungan langsung melakukan pencarian setelah ada laporan dari nelayan,” katanya.
Dia menambahkan, sekitar pukul 08.00 WIB, kapal GPRJ masih terlihat Saksi di Posisi 07 49 00 BT 109 7 00 LS. Namun setelah itu tidak ada saksi yang melihat keberadaan kapal nelayan Cilacap itu. Hingga kemudian muncul laporan adanya kapal nelayan yang tenggelam di perairan selatan Cilacap.
“Pukul 08.00, kapal masih sempat terlihat,” katanya.
Aparat gabungan ini berasal dari Polairud Polresta Cilacap, Basarnas Cilacap, relawan Sar Arnavat dan sejumlah nelayan. Namun sampai siang, petugas belum menemukan para korban tersebut.
“Kapal masih dalam pencarian,” katanya.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap, Adah Sudarsa menambahkan, pihaknya menerjunkan 1 tim penyelamat. Tim ini bersama petugas Polairud Polresta Cilacap, relawan dan nelayan mencari kapal yang tenggelam.
“Satu tim kita terjunkan mencari kapal nelayan yang tenggelam,” tambahnya. (*)






