News  

Kerugian Karena Angin Kencang Capai Rp 300 Juta

BPBD Cilacap bersama tim gabungan saat berada di sekolah yang rusak karena angin kencang di Kecamatan Kawunganten, Cilacap. Total kerugian karena angin kencang di 2 desa di Kecamatan Kawunganten mencapai Rp 300 juta. (doc)

CILACAP – Kerugian karena angin kencang yang melanda Kecamatan Kawunganten, Cilacap sangat besar. Jumlahnya mencapai Rp 300 juta dengan menghitung kerusakan pada bangunan rumah dan fasilitas umum lainnya.

Siklon Freddy yang muncul di Samudra Hindia, menimbulkan angin kencang hingga rusak rumah warga , Kamis (9/2/2023). Bencana angin kencang karena siklon Fredy ini membuat 1 orang luka ringan.

Informasi BMKG menyebutkan, pada Kamis terjadi badai siklon tropis TC FREDDY. Tepatnya di sekitar 910 KM sebelah selatan barat daya Denpasar. Siklon ini membawa dampak berupa potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai angin kencang.

Wilayah terdampak antara lain Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Yogyakarta.

Dan sekitar pukul 14.00, hujan deras melanda wilayah Cilacap. Termasuk Kecamatan Kawunganten yang secara geografis dekat dengan garis pantai. Angin kencang muncul mengikuti hujan deras di wilayah tersebut.

Laporan awal BPBD Cilacap menyebutkan hanya Desa Ujung Manik Kecamatan Kawunganten yang terdampak. Lalu menyusul laporan tambahan dan memastikan 1 desa lainnya juga mengalami kerusakan. Yakni Desa Bringkeng.

BPBD Cilacap mendata, sebanyak 104 rumah warga rusak. Lalu ada 1 sekolah dan 1 masjid mengalami kerusakan rusak berat. Sementara total kerugian karena angin kencang ini mencapai Rp 300 juta.

Kepala BPBD Cilacap, Wijonardi mengatakan, pihaknya sudah menerjunkan tim sejak bencana ini melanda Kecamatan Kawunganten. Mereka mendata tingkat kerusakan dan nilai kerugian karena angin kencang tersebut.

“Total kerugian karena angin kencang ini mencapai Rp 300 juta,” katanya.

Dia menambahkan, kerusakan pada bangunan rumah dan fasilitas umum karena terjangan angin kencang yang muncul akibat dorongan siklon Freddy. Selain itu, petugas juga mendapati adanya faktor lain. Yakni masalah pada konstruksi bangunan.

Hanya saja dia tidak menyebut bangunan mana yang bermasalah pada konstruksi hingga rusak saat ada angin kencang.

“Ada faktor kesalahan pada konstruksi bangunan,” katanya.