DPRD Target Partisipasi Pemilih Naik

Ketua DPRD Cilacap, Taufik Nur Hidayat saat berbicara dalam acara Medang Bareng di pendopo Desa Sindangsari, Majenang, Sabtu (4/3/2023). DPRD Cilacap menargetkan angka partisipasi pemilih pada pemilu 2024 naik. (haryadi nuryadin/bercahayanews.com)

CILACAP – Ketua DPRD Cilacap, Taufik Nur Hidayat memasang target agar partisipasi pemilih naik signifikan. Bahkan jika mungkin bisa mencapai 100 persen saat pemilu 2024. Hal ini menjadi bentuk peningkatan kesadaran masyarakat akan bernegara dan menggunakan hak sebagai warga negara.

Taufik mengatakan, target ini hanya bisa terwujud jika ada kesadaran dan pemahaman yang benar di masyarakat.

“Saat warga sudah paham akan memilih dan paham akan trias politika. Saat memilih dan mengawasi sudah benar. Supaya, awal proses harus benar,” ujarnya usai acara Medang Bareng di pendopo Desa Sindangsari, Majenang, Sabtu (4/3/2023).

Menurutnya, langkah awal untuk memenuhi target partisipasi pemilih naik di Cilacap, harus dengan edukasi. Yakni memberikan pemahaman akan proses dan penentuan hak pilih yang benar kepada masyarakat.

Langkah ini sudah menjadi tugas pemerintah. Baik yang ada di eksekutif maupun legislatif dalam hal ini anggota dewan.

“Tugas pemerintah kabupatn itu memberikan sebuah efek pembangunan kepada masyarakat. Baik fisik maupun non fisik,” kata dia.

“Jika saya sebagia Ketua DPRD Cilacap bisa beri edukasi dan nilai positif, maka warga akan melihat DPRD sisi positif. Warga akan menggunakan hak pilih dan angka paritisipasi masyarakat tinggi,” terangnya.

Namun peningkatan partisipasi pemilih di Cilacap ini tidak boleh karena pengaruh lain. Yakni adanya kasus money politik yang justru menjerumuskan masyarakat dan pemilih.

“Kalau masyarakat sudah paham, saya yakin mereka tidak akan menggadaikan urusan ini dengan iming-iming uang,” katanya.

Karena itu dia berharap agar pada pemilu 2024, partisipasi pemilih akan naik. Selain itu, kualitas pemilu juga akan naik dengan ditandai masyarakat memilih calon terbaik.

“Karena saya yakin semua partai baik. Yang tidak baik isinya,” tegasnya. (*)