CILACAP – Operasi penyakit masyarakat atau pekat menjelang dan saat awal Ramadan, membuahkan hasil setelah petugas sita ribuan botol miras. Selain itu, ratusan liter ciu yang merupakan miras produksi lokal juga menjadi sasaran penyitaan petugas.
Menjelang dan saat awal puasa, jajaran petugas Polresta Cilacap menggelar operasi pekat. Sasarannya adalah mencegah dan mengantisipasi kegiatan masyarakat yang dapat mengganggu keamaan dan ketertiban. Salah satunya yakni dengan menekan peredaran miras atau minuman keras.
Kapolresta Cilacap Kombes Pol Fannky Ani Sugiharto, SIK MSi mengatakan, operasi pekat ramadan melibatkan anggota dari berbagai unsur. Mereka menyita 1367 botol miras dari sejumlah lokasi. Masing-masing miras ini terdiri dari 267 botol bir Angker, 294 bir Singaraja, 175 botol anggur putih dan 368 botol anggur kolesom. Petugas juga mengamankan 262 botol anggur merah serta 289 liter ciu.
“Operasi pekat Ramadan ini sudah kita gelar dan penyitaan miras pada 14 Maret 2023 atau menjelang ramadan,” ujarnya melalui Kasi Humas Polresta Cilacap Iptu Gatot Tri Hartanto SH.
Dia menambahkan, ribuan botol miras berbagai merk ini dalam posisi siap jual dari sejumlah tempat. Demikian juga dengna ratusan liter ciu tersebut.
“Semuanya adalam posisi siap jual,” katanya.
Dia memastikan, jajarannya akan terus melaksanakan operasi pekat cipta kondisi menjelang bulan Ramadhan. Demikian juga selama bulan suci Ramadan ini.
“Kita gelar operasi pekat ramadan ini untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada warga yang tengah melaksanakan ibadah puasa selama bulan Ramadan,” tegasnya. (*)






