News  

Musnahkan BB, Kapolresta Ingatkan Bahaya Mercon

Kapolresta Cilacap bersama jajaran Forkompinda melihat barang bukti sebelum dimusnahkan, Senin (17/4/2023). Kapolresta ingatkan warga akan bahaya dari bermain mercon. (doc)

CILACAP – Kapolresta Cilacap, Kombes Pol Fannky Ani Sugiharto kembali ingatkan bahaya mercon bagi masyarakat. Karena mercon dengan suara menggelegar, kerap menimbulkan kerugian material. Lebih fatal lagi bisa menimbulkan korban jiwa.

Kejadian ledakan mercon di Kabupaten Cilacap hingga memakan korban pada Februari 2023. Satu korban meninggal dunia akibat ledakan mercon ini sangat kuat.

Jauh sebelumnya, ada beberapa kejadian serupa yang membuat korban luka hingga harus mendapatkan perawatan medis. Selain itu, kerusakan bangunan rumah juga terjadi.

Menurut Kapolresta, permainan mercon atau petasan ada bahaya yang mengancam masyarakat. Pertama dari kebisingan suara yang membuat gaduh. Apalagi jika suara itu sangat keras bisa menimbulkan kerusakan pada bangunan. Karena itu dia sampai memohon agar masyarakat Cilacap tidak sampai bermain mercon karena ada bahaya yang mengancam.

“Tolong, kalau bisa jangan bermain petasan karena efeknya fatal,” kata Kapolres usai Apel Siaga Operasi Ketupat Candi, Senin (17/4/2023).

Kapolresta kembali meningatkan adanya korban meninggal dunia dan luka-luka akibat ada yang bermain mercon. Hal ini harus dihindari agar tidak ada lagi warga yang menjadi korban.

“Sudah ada yang jadi korban. Jangan sampai kita jadi korban berikutnya,” kata dia.

Dia juga meminta agar masyarakat tetap menjaga ketenangan selama puasa hingga lebaran. Seperti memastikan tidak ada anggota keluarga yang bermain mercon karena bahaya. Selain itu juga masyarakat menjaga kebersamaan agar menghindari aksi tawuran. Karena dalam sejumlah tawuran antar warga ini, ada yang menggunakan senjata tajam.

“Tinggalkan tawuran. Apalagi sampai pakai senjata tajam,” tegasnya.

Usai Apel Siaga Operasi Ketupat Candi, jajaran Forkompinda Cilacap memusnahkan sejumlah barang bukti. Mulai botol miras, senjata tajam dari tawuran warga hingga knalpot brong. Seluruh barang bukti hasil operasi petugas selama ini. (*)