JAKARTA – Presiden Prabowo memerintahkan agar TNI untuk memperbanyak jumlah Batalyon Kesehatan (Yonkes). Keberadaan batalion ini bisa berfungsi ganda untuk mendukung personil TNI. Atau saat damai dengan memberikan support medis kepada warga. Terlebih saat terjadi bencana alam yang merusak banyak fasilitas umum.
Perintah Prabowo ini bertepatan dengan datangnya Airbus A400M ke Indonesia, Senin (3/11/2025). Pesawat angkut militer terbesar milik TNI Angkatan Udara (TNI AU), Airbus A400M, resmi tiba di Indonesia Senin (3/11/2025) pagi mendarat mulus di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta. TNI AU mengelar penyambutan dengan tradisi penyiraman air (water salute).
Prabowo memerintahkan agar TNI AU memperkuat pesawat ini dengan modul ambulance udara. Tujuannya untuk memperkuat proses evakuasi saat perang ataupun mendukung operasi damai. Dan untuk memaksimalkan kemampuan pesawat baru TNI AU, maka harus ada tambahan personil di batalyon kesehatan.
“Saya perintahkan agar TNI bisa memperbanyak batalyon kesehatan,” kata Prabowo.
Menurutnya, batalyon kesehatan tersebut tidak hanya saat terjadi bencana di nasional di dalam negeri. Namun juga bisa di-deploy ke negara lain saat terjadi bencana besar. Hal ini, menurutnya sangat wajar terjadi di semua negara yakni datangnya bantuan medis dari negara lain.
Dia mengingatkan kembali tragedi tsunami di Aceh pada 2004. Sejumlah negara mengirimkan bantuan tim medis lengkap dengan obat-obatan. Demikian juga dengan serentetan pengiriman tim medis ke Palestina.
Bahkan hingga sekarang, Tim Medis dari Indonesia masih berada di Gaza. Tim ini bekerja sama dengan tim serupa dari Uni Emirat Arab.
“Kita sekarang masih ada tim kesehatan di Gaza bersama UAE. Sebagai bagian dari komunitas dunia, kita juga harus bantu negara-negara yang dalam kesulitan,” tegas Prabowo. (*)






