JAKARTA – Ajaran Islam menempatkan sikap mulia sebagai bagian penting dalam kehidupan sosial. Umat Islam wajib berbuat baik kepada orang lain menurut Islam sebagai bentuk pengamalan ajaran agama secara nyata dalam kehidupan sehari-hari.
Allah SWT secara langsung memerintahkan umat-Nya untuk berbuat adil dan melakukan kebaikan dalam Surah An-Nahl ayat 90. Ayat ini memperjelas bahwa berbuat baik kepada orang lain menurut Islam bukanlah anjuran biasa, melainkan perintah yang wajib dijalankan setiap Muslim.
Ustaz Ahmad Fauzan menegaskan bahwa kebaikan mencakup tindakan sederhana hingga besar. Ia menyampaikan dalam kajian di Jakarta, Jumat (1/8/2025), bahwa membantu tetangga, menenangkan orang kesusahan, atau bahkan tersenyum, semuanya termasuk berbuat baik kepada orang lain menurut Islam.
Rasulullah SAW sendiri mengajarkan umatnya untuk senantiasa peduli. Dalam hadis riwayat Tirmidzi, Nabi bersabda, “Tebarkan salam, beri makan, sambung silaturahmi, dan shalat malam—maka kamu akan masuk surga.” Hadis tersebut mempertegas bahwa Islam memerintahkan umatnya untuk aktif menciptakan lingkungan sosial yang saling mendukung.
Umat Islam di berbagai daerah telah membuktikan prinsip ini melalui tindakan nyata. Relawan dari komunitas Islam kerap terjun langsung membantu korban bencana alam, menyantuni yatim piatu, serta mengadakan bakti sosial di wilayah-wilayah terdampak krisis. Aksi ini mencerminkan semangat berbuat baik kepada orang lain menurut Islam secara kolektif.
Memerlukan menjaga niat
Islam juga menekankan pentingnya ketulusan. Nabi Muhammad SAW mengingatkan bahwa amal kebaikan tidak akan bernilai tanpa niat ikhlas. Oleh karena itu, umat Islam perlu menjaga niat agar kebaikan dilakukan semata-mata karena Allah SWT, bukan untuk mencari pujian manusia.
Lembaga pendidikan Islam telah menerapkan pembelajaran akhlak sejak dini. Mereka membimbing murid-murid untuk memahami makna berbuat baik kepada orang lain menurut Islam melalui praktik sehari-hari seperti berbagi makanan, menghormati guru, dan menolong teman.
Di era digital, umat Muslim pun aktif menyebarkan nilai-nilai kebaikan melalui media sosial. Konten inspiratif yang mengajak kepada kepedulian sosial menjadi alat dakwah yang efektif dan relevan dengan perkembangan zaman.
Secara keseluruhan, berbuat baik kepada orang lain menurut Islam adalah pilar dalam membangun masyarakat yang penuh kasih dan tanggung jawab. Ajaran ini mengajarkan bahwa hubungan antarmanusia memiliki tempat penting dalam ibadah, sejajar dengan hubungan vertikal kepada Sang Pencipta. (*)






