BEKASI – Akibat banjir yang membuat wilayah Bekasi terisolasi, memaksa pengendara motor masuk tol untuk bisa keluar dari genangan. Terutama bagi warga yang hendak berangkat kerja di Jakarta dan daerah lainnya.
Motor, memang menjadi kendaraan yang terlarang untuk meluncur di jalur tol manapun. Namun kadang, ada juga pengendara yang tanpa sengaja masuk ke jalur bebas hambatan.
Dan kalaupun ada motor yang bisa masuk dengan senjaga, tentu ada alasan khusus. Apalagi, motor yang masuk ke sana sampai raturan dan membuat iring-iringan panjang.
Pemandangan motor beriringan bisa masuk tol akibat banjir Bekasi, muncul di unggahan akun instgram @kaindukpjrcikampek. Akun ini memperlihatkan ratusan motor yang berkumpul depan pintu Gerbang Tol Gabus, Rabu (5/3/2035).
Kainduk PJR Cikampek Korlantas Polri, AKP Sandy Titah Nugraha mengaku memberi kesempatan motor bisa masuk tol di daerah Bekasi.
“Ini karena keadaan darurat, yang seharusnya tidak boleh motor masuk tol,” katanya di hadapan para pemotor.
Meski demikian, pihaknya memberikan akses bagi pengendara motor untuk bisa masuk tol dan keluar dari Bekasi. Dan selama perjalanan di ruas tol, ada pengawalan dari mobil Polisi. Dan tiap motor diberi kesempatan menggunakan jalur paling kiri dan bisa berjejer dua.
Menurut Sandy, pihaknya mengambil keputusan ini dengan pertimbangan kemanusian. Selain itu, keputusannya karena merasa kasihan dengan warga, terutama yang hendak berangkat bekerja di luar Kabupaten Bekas.
“Namun karena Polisi sayang masyarakat, kita kasih akses,” katanya lagi.
Video ini mendapatkan banyak komentar dari netizen di tanah air. Mayoritas memberi apresiasi positif karena polisi mau memberikan diskresi.
“Motor Masuk Tol ? Keren Ini Alasan Kemanusiaan agar saudara2 kita tetap bisa bekerja mencari nafkah,” tulis akun herman_hadi_basuki. (*)






