News  

Banjir Longsor Kepung Cilacap. 1 Orang Luka Ringan

Banjir dan longsor kepung Cilacap usai hujan selama Minggu (26/6/2022) sore hingga malam. (doc)

CILACAP – Bencana banjir dan tanah longsor kepung Kabupaten Cilacap. Peristiwa ini terjadi karena pengaruh hujan deras yang menguyur sejak Minggu (26/6/2022) hingga mengakibatkan sejumlah sungai meluap dan mengakibatkan banjir.

Data dari BPBD Kabupaten Cilacap menyebutkan banjir longsor melanda 6 kecamatan dan terjadi dalam waktu yang bersamaan.

Banjir mulai menggenangi perkampungan warga pada Minggu malam hingga Senin (27/6/2022) dini hari. Wilayah terdampak ada di Kecamatan Jeruklegi, Cipari, Sidareja dan Bantarsari. Sementara longsor melanda di Kecamatan Cipari dan Cimanggu.

Longsor di Kecamatan Cimanggu mengakibatkan sejumlah rumah rusak. Petugas memastikan 1 orang mengalami luka ringan akibat tertimbun tanah longsor. Korban bernama Watinem (67) mengalami luka memar pada bagian kaki, paha dan pipi.

Bencana banjir terparah terjadi di Desa Cikedondong Kecamatan Bantarsari. Ini terjadi setelah hujan lebat pada Minggu sore hingga malam dan membuat Sungai Cihaur meluap. Sungai ini tak mampu menampung debit air yang mendadak naik tinggi, serta tidak adanya tanggul tanggul sungai.

Camat Bantarsari, Hari Winarno mengatakan, warga terdampak sebanyak 186 KK atau 698 jiwa. Sementara pengungsi antara 400 sampai 500 orang.

“Penyebab karena Sungai Cihaur meluap dan tidak adanya tanggul sungai,” ujar Hari.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Cilacap, Wijonardi mengatakan, petugas sempat mengalami kesulitan untuk masuk ke lokasi karena tingginya genangan air di Desa Cikendondong Kecamatan Bantarsari, Cilacap.

Namun demikian, genangan ini sejak Senin (27/6/2022) sudah surut. Hingga para pengungsi sudah kembali ke rumah masing-masing.

“Genangan sudah surut,” kata dia.

Petugas sejak Senin juga sudah masuk ke lokasi bencana untuk melakukan assesmen. Sementara langkah kongkrit yang salah satunya dengan mendirikan dapur umum sesuai dengan laporan dari kepala desa dan camat setempat.

Selain itu, petugas BPBD sudah melakukan kegiatan assesem dan pendataan di seluruh wilayah bencana banjir longsor yang kepung Kabupaten Cilacap. (*)