CILACAP – BMKG ingkatkan adanya potensi cuaca ekstrem dalam sepekan ke depan. Peringatan ini muncul setelah adanya perkembangan kondisi cuaca di seluruh wilayah Indonesia. BMKG melihat saat ini ada perubahan dan dinamika atmosfer yang berdampak pada potensi peningkatan curah hujan.
Hasil analisis kondisi dinamika atmosfer terkini menunjukkan, adanya belokan dan perlambatan kecepatan angin yang dapat meningkatkan pola konvektifitas. Serta aktifnya fenomena Madden Jullian Oscillation (MJO) yang berinteraksi dengan gelombang Rossby Ekuator serta gelombang Kelvin.
3 faktor ini dapat memaksimalkan potensi pertumbuhan awan hujan di beberapa wilayah Indonesia dalam beberapa hari ke depan.
Dalam siaran pers BMKG itu menyebutkan, hampir seluruh wilayah Indonesia terdampak dan ada potensi cuaca ekstrem. Dan 29 provinsi masuk dalam kategori terancam adanya potensi cuaca yang bisa berujung bencana alam.
Karenai itu, BMKG meminta agar masyarakat tetap waspada dan berhati-hati terhadap potensi ini.
“Masyarakat kami minta tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan berakiat puting beliung, hujan lebat disertai kilat, serta hujan es,” seperti tertulis dalam peringatan BMKG tersebut.
BMKG juga meminta warga mewaspadai munculnya gelombang tinggi di sejumlah perairan. BMKG mencatat ada 11 perairan yang berpotensi terjadi gelombang tinggi antara 2,5 hingga 4 Meter. (*)






