CILACAP – Buntut dari ribut dua ormas di Kabupaten Blora, Ketua DPC Pemuda Pancasila Cilacap, Edi Santoso memberikan instruksi tegas. Hal ini dia sampaikan kepada seluruh pengurus tingkat kabupaten, kecamatan hingga desa.
Keributan antar ormas, pecah di Blora, Jawa Tengah. Dua ormas ini adalah Pemuda Pancasila dan Grib Jaya. Semua terjadi saat mobil Pemuda Pancasila, tengah berhenti di lampu merah. Tepatnya di perempatan Karangjati, Kecamatan Blora.
Di saat bersamaan, ada beberapa orang dari Grib Jaya yang langsung menyerang dan merusak mobil milik Pemuda Pancasila. Satu orang mengalami luka karena tidak sempat melarikan diri.
Di tempat lain juga ada kerusuhan yang melibatkan kedua ormas tersebut. Tepatnya di Kecamatan Kunduran.
Buntut ribut dua ormas ini, Polres Blora amankan 19 orang. Petugas mencatat ada 12 orang mengalami luka dan harus mendapatkan perawatan. Dan buntut ribut ormas di Blora ini, membuat Pemuda Pancasila Cilacap tidak mau tinggal diam.
Ketua DPC Pemuda Pancasila Cilacap, Edi Santoso memberikan instruksi terbaru. Dia meminta agar seluruh pengurus dan anggota Pemuda Pancasila untuk tetap tenang. Mereka juga tidak boleh terprovokasi, atau terpengaruh isu yang tidak ada kejelasannya.
“Saya instruksikan, jangan sampai di Cilacap ini terprovokasi kejadian di Blora,” katanya melalui video yang tersebar melalui WA grup.
“Mari, kita menciptakan kebersamaan, kekompakan untuk merubah cilacap. Mengentaskan pengangguran dan mengurangi kriminalitas,” tegasnya. (*)






